Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Elektabilitas Naik di Tengah Pandemi Covid-19, Ridwan Kamil Bayangi Ganjar Pranowo

- Apahabar.com     Senin, 8 Juni 2020 - 18:17 WITA

Elektabilitas Naik di Tengah Pandemi Covid-19, Ridwan Kamil Bayangi Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto-antara

apahabar.com, BANDUNG – Sebuah survei nasional yang dilakukan Indikator Politik Indonesia mengungkap elektabilitas secara nasional Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menunjukkan kenaikan.

Survei itu dilakukan untuk mendata perubahan pandangan politik masyarakat Indonesia, sebelum dan saat pandemi COVID-19 terjadi.

Merespon itu, Ridwan Kamil mengapresiasi hasil survei.

Menurutnya hasil tersebut dipicu penanganan Covid-19 di Jabar yang dianggap baik.

Namun ia juga menganggap keberhasilan tersebut buah kerja keras Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Jabar dan masyarakat.

“Jadi bekerja itu jangan cari pujian. Tujuan atau niatnya bekerja itu jangan berharap ada ada apresiasi, yang penting kita ini bekerja karena kebutuhan,” kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, Senin (8/6).

“Hal itulah mengapa Gugus Tugas Jawa Barat selalu pakai ilmu selalu nanya dulu ke ilmuwan, ahli ekonomi, ilmuwan kesehatan, dalam ngitung zona kuning ke zona biru,” lanjut Kang Emil.

Ia mengatakan mengedepankan profesionalitas dan keilmiahan saat penanganan pandemi Covid-19 Jabar sampai menggunakan sembilan indikator untuk menentukan zona penyebaran, adalah kuncinya.

“Jika hasilnya menggembirakan, ya berarti hasil tidak membohongi proses. Kalau ada apresiasi dihubungkan ke politik tentang elektabilitas, saya juga tidak bisa menghindarinya. Kecuali mungkin mudah-mudahan itu adalah sebuah hal yang faktual,” kata dia.

Untuk dirinya, elektabilitas adalah sebuah hal yang bersifat naik-turun dan bukanlah sebuah tujuan karena pihaknya kini hanya konsentrasi menyelamatkan 50 juta warga Jawa Barat dari wabah ini.

Pandemi Covid-19 ternyata tidak hanya mempengaruhi kehidupan masyarakat secara langsung, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi dan ternyata, wabah ini mengubah pandangan masyarakat di bidang politik.

Berdasarkan survei nasional yang dilakukan Indikator Politik Indonesia untuk mendata perubahan pandangan politik masyarakat Indonesia, sebelum dan saat pandemi Covid-19 terjadi.

Hasilnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo naik dari yang awalnya 9,1 persen pada Februari 2020 menjadi 11,8 pada Mei 2020.

Elektabilitas Ganjar dibayang Ridwan Kamil, setelah mengalami peningkatan elektabilitas yang pesat dari awalnya 3,8 persen menjadi 7,7 persen.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Data Kematian Saat Pandemi Disorot, Rumah Sakit Diminta Jujur
Juliari

Nasional

Duh, Juliari Diduga Terima Fee Rp 10 Ribu per Paket Bansos
apahabar.com

Politik

Pilkada Tanah Bumbu 2020, Ketua Adat Bugis Ajak Masyarakat Jeli Memilih Pemimpin

Nasional

Termasuk Anak Kecil, Punya Penghasilan via YouTube Wajib Bayar Pajak
apahabar.com

Nasional

Luwu Timur Diguncang Gempa 3,5 SR

Nasional

Waspada, Sore Nanti Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat
apabahar.com

Nasional

Sirine Peringatan Tsunami Bikin Panik Warga
Musda Hipmi Jabar, Mardani H Maming Negatif Covid-19

Nasional

Musda Hipmi Jabar, Mardani H Maming Negatif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com