BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Erick Thohir Tegaskan Seleksi Pimpinan BUMN Sesuai Prosedur

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 21:03 WIB

Erick Thohir Tegaskan Seleksi Pimpinan BUMN Sesuai Prosedur

Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau penerapan kebijakan pembatasan perjalanan orang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (16/5). Foto-PT Angkasa Pura via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa seleksi pimpinan perusahaan negara dilakukan sesuai prosedur dan tanpa tekanan dari pihak lain.

“Saya tidak takut diancam-ancam karena loyalitas saya jelas, ke Presiden,” tegas Erick Thohir di Jakarta, Kamis (18/6).

Ia menyampaikan proses pemilihan komisaris dan direksi BUMN mengikuti aturan yang berlaku

“Ada proses assessment yang perlu diikuti. Direksi dan komisaris harus berakhlak. Kita masukan juga mengerti digital leadership, global business safety, customer focus, building strategic partnership,” katanya.

Ia menyampaikan berdasarkan hasil riset terhadap 500 perusahaan besar dunia, sebanyak 75 persen CEO meyakini COVID-19 memaksa untuk masuk dalam dunia digitalisasi.

“Termasuk kita semua, hidup kita harus adapatif sekarang, even ketemu vaksin kita akan berbeda gaya hidupnya,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga melibatkan Kementerian terkait yang berhubungan dengan sektor bisnis BUMN.

“Karena tidak mungkin BUMN Karya tidak punya hubungan baik dengan menteri PUPR,” ucapnya.

Kemudian, pihaknya juga menerima masukan dari pihak lain agar diterima pasar. “Kalau membangun ekosistem baik ya harus diterima pasar,” kata Erick.

Ke depan, ia juga mengatakan, BUMN tidak lagi mendapatkan alokasi APBN.

“Salah satunya yang sudah disetujui Presiden dan saya sudah sampaikan ke Menkeu dan teman-teman DPR, bahwa kita tidak mau lagi APBN ke depannya. Tapi kita satu persen dari dividen,” katanya.

Erick juga mengingatkan salah satu tantangan bagi BUMN di tengah pandemi Covid-19 yakni memperbaiki rantai pasok dan logistik.

“Kita punya kekuatan pasar yang besar, jangan dikasih orang terus. Karena ke depan sendiri yang namanya global traveling, global ekonomi hari ini semua balik ke titik bilateral. Akhirnya, energy security, food security, health security, harus dijaga,” kata Erick.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bulan Depan Layani Rute Penerbangan Baru
apahabar.com

Ekbis

Istana Bela Saat Jokowi Singgung Konsesi Lahan ‘Raksasa’
Adaro

Ekbis

Target Turun, Bos Adaro Jual Saham Rp 3,52 M
apahabar.com

Ekbis

Menhub Tak Ingin Garuda dan Sriwijaya Air Pecah Kongsi
apahabar.com

Ekbis

Jelang Nataru, Pertamina Jamin Kebutuhan Gas Subsidi untuk Kalsel Aman
Aset Berisiko, Rupiah Melemah

Ekbis

Aset Berisiko, Rupiah Melemah
apahabar.com

Ekbis

H+1 Idulfitri, Tingkat Keterisian Hotel di Banjarmasin Meningkat 70%
apahabar.com

Ekbis

IHSG Ditutup Melemah Usai Adanya Korban Jiwa Akibat Virus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com