Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Food Estate di Kalteng, Giliran Dua Menteri Jokowi Kunjungi Kapuas

- Apahabar.com Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:48 WIB

Food Estate di Kalteng, Giliran Dua Menteri Jokowi Kunjungi Kapuas

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengunjungi Kabupaten Kapuas, Sabtu (27/6). Foto-apahabar.com

apahabar.com, KAPUAS – Pemerintah pusat makin serius mengembangkan program food estate atau lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah.

Kini giliran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengunjungi Kabupaten Kapuas, Sabtu (27/6).

Sebagaimana diketahui Kapuas merupakan salah satu kabupaten di Kalteng yang ditetapkan sebagai lokasi pengembangan ketahanan pangan food estate.

Kedatangan Menteri Airlangga Hartarto dan Menteri Sofyan Djalil di Bumi Tinggang Menteng Panunjung Tarung juga didampingi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan disambut oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

Baca juga :  9.108 Kepala Keluarga di Kapuas Terima Beras Program PKH

“Kedatangan kami untuk melihat ke lapangan lahan aluvial yang akan dijadikan food estate,” kata Airlangga Hartarto.

Menurutnya pengembangan food estate dilaksanakan secara bertahap di mana untuk tahap pertama seluas 30 ribu hektare yaitu 10 ribu hektare di Kabupaten Pulang Pisau dan 20 ribu hektar di Kabupaten Kapuas.

“Kemudian tahap duanya 110 ribu hektar, itu tahun 2021 sampai 2023. Nah, nanti tahap berikutnya ada 600 ribuan hektare lagi, diharapkan itu nanti jadi food estate ke arah modern,” terang Airlangga Hartarto.

Baca juga :  Puluhan Mahasiswa STAI Kapuas Kalteng Ikuti Ujian Skripsi

Sementara itu Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menganggap lahan di Kabupaten Kapuas memang sangat cocok untuk pengembangan tanaman padi, sayur dan buah-buahan, termasuk peternakan dan perikanan.

“Hasilnya juga sudah terlihat dan Kabupaten Kapuas juga adalah lumbung padi Kalimantan Tengah, di mana 51 persen padi berasal dari Kapuas,” terang Ben Brahim.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Ahc25 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hitung Nyata KPU 10.15 WIB: Makin Jauh, Prabowo-Sandiaga Tertinggal 9,5 Juta Suara
apahabar.com

Nasional

Tragedi Limpasu HST Masuk Radar Kementerian!
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Siap Wujudkan Harapan Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Segera Terbit, Simak Penjelasan Menhub Terkait Aturan Ojek Online
apahabar.com

Nasional

Cegah Covid-19, MUI Ingatkan Umat Muslim Hindari Kerumunan
apahabar.com

Nasional

WNA Mulai Dilarang Masuk ke Indonesia, Simak Ketentuannya

Nasional

Menggigil hingga Sakit Kepala, Mungkin Gejala Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jika Kaltim Dipilih, Tiga Kawasan Diprediksi Jadi Ibu Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com