BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Gegara Karantina, Pasien di Banjarmasin Ancam Bunuh Diri

- Apahabar.com Senin, 15 Juni 2020 - 15:30 WIB

Gegara Karantina, Pasien di Banjarmasin Ancam Bunuh Diri

Gedung Karantina Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) di Jalan Perdagangan Kompleks Bumi Indah Lestari II. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak kuasa menahan stres akibat dikarantina, dua pasien nekat mau bunuh diri.

Kejadian itu berlangsung di Gedung Karantina Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) di Jalan Perdagangan Kompleks Bumi Indah Lestari II.

Kedua pasien tersebut adalah warga asli Banjarmasin. Ancaman bunuh diri mereka sampaikan kepada petugas jaga rumah karantina.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menganggap perilaku nekat itu sebagai bentuk kefrustasian.

Beban pikiran yang berlebihan karena selama dikarantina tak diberikan kepastian mereka sembuh atau tidak dari paparan Covid-19 diduga jadi pemicunya.

“Ini penyebab pertama persoalan, karena orang maupun pasien positif butuh kepastian mereka sembuh atau tidak,” ujar Machli saat berbincang dengan apahabar.com, Senin (15/6).

Hingga akhirnya tuntutan kedua pasien yang memaksa bunuh diri tersebut langsung dipenuhi oleh petugas jaga rumah karantina.

Mereka pun dipulangkan ke rumahnya masing masing untuk menjalani karantina mandiri.

“Kami izinkan untuk mereka di rumah, tapi tetap diawasi oleh Tim Gugus Tugas P2 Covid-19,” ucapnya.

Kabar gembiranya, kedua pasien tersebut dilaporkan telah sembuh dari Covid-19.

“Waktu keluar kemarin masih positif, tapi sekarang mereka sembuh,” pungkasnya.

Lebih jauh, supaya kejadian ini tidak terulang, pihaknya akan mempercepat pemeriksaan Covid-19.

Caranya Dinkes akan mengadakan sendiri alat Polymerase Chain Reaction (PCR). Selama ini alat pengujian sampel lendir pasien itu di Kalsel hanya satu.

“Kita sudah usulkan kepada wali kota untuk mengadakan sendiri alat PCR,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui sampel swab yang masuk dalam daftar antrean PCR di laboratorium Pemprov Kalsel di Banjarbaru dari Banjarmasin mencapai ratusan.

Antrean Panjang

Pemeriksaan swab massal di Banjarmasin resmi berakhir, Sabtu akhir pekan kemarin.

Penyetopan sementara ini sambil menunggu alat PCR bantuan dari pemerintah pusat siap digunakan.

Sampel yang masuk daftar tunggu untuk pemeriksaan PCR di Banjarbaru juga telah menumpuk. Jumlahnya bahkan telah mencapai ratusan.

“Untuk Banjarmasin saja mencapai 500 lebih sampel masuk daftar tunggu,” ucap Machli.

Dari Selasa (9/6) sebanyak 119 sampel, Kamis (11/6) 140 sampe dan besok Sabtu (13/6) 400 sampel.

Praktis, pekan kemarin saja hampir ribuan warga Banjarmasin menjalani pemeriksaan swab di Dinas Kesehatan (Dinkes).

Mereka, kata Machli, umumnya pasien reaktif hasil rapid test, dan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan tes swab kedua.

“Dari semua orang itu, 230 orang mengulang swab dan sisanya belum pernah ikut pemeriksaan swab,” pungkasnya.

Dengan dihentikan sementara pelaksanaan, lanjut dia, pihaknya telah memiliki skenario lain.

Dinkes akan melakukan penguatan kepada peran Puskesmas di Banjarmasin.

Dari 26 Puskesmas di Banjarmasin sudah ada 4 Puskesmas yang siap melakukan uji swab.

“Kita mendorong Puskesmas agar bisa melakukan swab sendiri, nanti mungkin di setiap kecamatan akan ada puskesmas yang menghandle pemeriksaan swab tersebut, jadi tidak ada lagi swab massal,” ucapnya.

Kemudian, Machli mengharapkan peran serta masyarakat untuk berperan melaporkan diri apabila memiliki gejala Covid-19.

“Sehingga petugas tidak lagi mencari agar masyarakat yang tidak ke mana mana dan menularkan orang lain,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Libur Panjang, Destinasi Wisata Tetap Buka, Begini Pesan Pjs Bupati Kotabaru Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kota Ajak Masyarakat Sedekah Sampah
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Cara Berlalu Lintas, Polres Balangan Undang Komunitas Motor
apahabar.com

Kalsel

Anjal dan Gepeng Terjaring Razia, Satpol PP: Kebanyakan di Bawah Umur
apahabar.com

Kalsel

Darah Golongan AB Langka, Warga Tabalong Buat Grup WA
apahabar.com

Kalsel

Dari Banjar untuk Perdamaian Sudan

Kalsel

Tekan Angka Kriminalitas Perairan, Kapolda Kalsel Sambangi Kanwil DJBC Kabagsel Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com