Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel

Gubernur Kalteng Instruksikan Beli Mobile PCR Tekan Sebaran Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 4 Juni 2020 - 20:31 WIB

Gubernur Kalteng Instruksikan Beli Mobile PCR Tekan Sebaran Covid-19

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kalteng terus dilakukan.

Kali ini Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menginstruksikan untuk membeli mobile Polymerase Chain Reaction (PCR).

Bahkan dia ingin pembelian itu cepat dilakukan, jika bantuan pusat lambat turun.

“Saya minta ada pembelian mobile PCR sehingga kita bisa melakukan uji swab di mana saja. Kalau memungkinkan dan mampu membeli secara mandiri, maka tak perlu menunggu bantuan pusat,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Palangka Raya, Kamis (4/6).

Disamping itu, dia juga meminta pemeriksaan di wilayah pertabatasan diperketat dengan menyiapkan alat tes cepat Covid-19.

Tujuannya untuk memberikan tes kesehatan bagi para sopir yang mengangkut kebutuhan logistik di Kalteng.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengaku diperintahkan untuk mengkaji kelebihan dan kekurangan mobile PCR.

“Jika kelebihannya lebih banyak, Dinkes Kalteng diminta segera memproses pembeliannya agar dapat memaksimalkan penanganan di wilayah Kalteng yang sangat luas,” ucapnya.

Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kalteng ini menyatakan tidak ada jalan lain, selain harus keluar menemukan orang dengan Covid-19 di luar sana.

Strategi penanganan melalui tes cepat atau PCR massal pada kelompok yang secara epidemiologis memiliki keterkaitan, harus menjadi prioritas kebijakan.

Target pemeriksaan tes cepat atau PCR massal minimal satu persen dari populasi.

Strategi ini membutuhkan kesiapan ruang isolasi di RS atau RS darurat yang lebih banyak, penyiapan pusat karantina dan dukungan logistik bagi RS dan pusat karantina OTG.

“Alhamdulilah Gubernur Kalteng mendukung strategi ini dengan menginstruksikan Dinas Kesehatan Kalteng dan bupati/walikota menyediakan rapid test diagnostik untuk rapid test massal,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, Darliansjah menjelaskan saat ini tes cepat massal terus berjalan dan rencananya dilakukan di semua kabupaten dan kota.

Tujuannya untuk mendorong masing-masing pemerintah daerah secara mandiri melakukan tes cepat dengan APBD kabupaten dan kota.

Di Kalteng sendiri hingga Kamis (4/6) terkonfirmasi sudah 467 kasus positif Covid-19.

Di antaranya, 246 dalam pertawatan, 196 sembuh, 25 orang meninggal.

Sementara itu 188 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 66 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hipmi Kalteng Dukung Kepemimpinan Mardani H Maming

Kalteng

Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Tetap Beroperasi di Libur Lebaran
apahabar.com

Kalteng

Penyebaran Pangkalan Elpiji di Kalteng Tak Merata
apahabar.com

Kalteng

Satgas Covid-19 Kalteng: Penanganan Pandemi Melalui Pendekatan Perubahan Perilaku
apahabar.com

Kalteng

Bukan Besok, Wali Kota Palangka Raya Tegaskan Pelonggaran Salat Jumat Baru Awal Juni
Apahabar.com

Kalteng

Piket SPKT Polres Kapuas Perketat Cek Rutan
apahabar.com

Kalteng

Disnakertrans: Perusahaan di Kalteng Wajib Bayar THR Karyawan Paling Lambat H-7 Lebaran
apahabar.com

Kalteng

Jadi Ikon Kapuas, Kondisi Rumah Segitiga di Mandomai Kalteng Memprihatinkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com