Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Hasil Rapat Fed Diumumkan, Rupiah Menguat

- Apahabar.com Kamis, 11 Juni 2020 - 11:16 WIB

Hasil Rapat Fed Diumumkan, Rupiah Menguat

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank menguat, Kamis (11/6) pagi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank menguat seiring pengumuman hasil rapat bank sentral Amerika Serikat The Fed, Kamis (11/6) pagi.

Pada pukul 9.43 WIB, rupiah dilaporkan menguat 57 poin atau 0,41 persen menjadi Rp13.923 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.980 per dolar AS.

“Hasil rapat moneter bank sentral AS The Fed dini hari tadi bakal menjadi “mover” untuk rupiah hari ini,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta.

Hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25 persen

The Fed juga menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga dan tetap mendukung pembelian obligasi hingga 2022. Pernyataan tersebut mengindikasikan ekonomi AS masih akan melemah dalam waktu yang cukup lama.

“Pernyataan ini memberikan tekanan untuk dolar AS sehingga ini berpotensi mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS pagi ini,” ujar Ariston.

Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, pernyataan The Fed itu menyiratkan ekonomi global tidak akan pulih seperti sebelum wabah dalam waktu dekat.

Selain itu pasar mewaspadai gelombang kedua di negara yang sudah membuka ekonominya di tengah pandemi.

Di Indonesia, kasus positif Covid-19 malah semakin naik, yang berpotensi memperketat kembali aktivitas ekonomi.

“Ini bisa memberikan sentimen negatif ke aset berisiko,” katanya.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini masih bisa bergerak menguat di kisaran Rp13.800 per dolar AS dan potensi pelemahan ke Rp14.100 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Update H-6 Lebaran, Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

IHSG Anjlok 5 Persen, Perdagangan Saham Dibekukan Sementara
apahabar.com

Ekbis

Kaltara Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Kelompok Tani Hutan
apahabar.com

Ekbis

Bursa Kawasan Turun, IHSG Awal Pekan Diperkirakan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Stok Sembako Kaltim Aman Sampai Hari Raya
apahabar.com

Ekbis

Imbas Fatwa Haram Vape Terhadap Pengusaha Liquid di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Stok Ramadhan Cukup, Tak Perlu Memborong

Ekbis

Beda Respons Pedagang Soal Darurat Covid-19 di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com