ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Kamis, 4 Juni 2020 - 13:01 WIB

Hasil Rapid Test di Pasar Marabahan, 7 Pedagang Reaktif

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Salah seorang pedagang menjalani rapid test di Pasar Marabahan yang digelar Gugus Tugas Kecamatan Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Salah seorang pedagang menjalani rapid test di Pasar Marabahan yang digelar Gugus Tugas Kecamatan Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Menggunakan metode random sampling, rapid test di Pasar Baru Marabahan, Kamis (4/6), menemukan 7 orang yang reaktif.

Mengambil lokasi di tengah-tengah pasar, pengetesan yang dilakukan Gugus Tugas Kecamatan Marabahan ini mulai pukul 09.00 Wita. Pengetesan menyasar sekitar 200 pedagang sesuai peralatan rapid yang disiapkan.

Namun hanya 106 pedagang yang mengikuti rapid tes. Sedangkan sisanya tidak hadir dan diganti warga non pedagang yang datang dengan inisiatif sendiri.

Baca juga :  Sukrowardi Samakan Tatib dengan Alquran, Paripurna DPRD Banjarmasin ‘Meledak’

“Kami sudah lama menunggu pengetesan ini supaya tidak was-was berdagang. Kebetulah saya punya anak perawat yang terus mendesak agar saya ikut rapid test,” papar Sarinum, salah seorang pedagang.

Hasilnya dari 106 pengetesan, ditemukan 7 sampel reaktif. Mereka tidak langsung menjalani swab test, lantaran menunggu ketersediaan peralatan dari Dinas Kesehatan Barito Kuala.

“Pedagang yang reaktif diedukasi untuk mengisolasi mandiri, sembari menunggu jadwal swab,” jelas dr Fiqhiyatun Perdani dari Puskesmas Marabahan.

Baca juga :  BPK, Polri, dan Kejaksaan Agung Tanda Tangani MoU, Kapolda Kalsel Hadir Virtual

Swab dijadwalkan dilakukan Sabtu (6/6), berbarengan dengan rapid test terhadap sekitar 200 pedagang di Pasar Wangkang. Andai tidak datang, warga diundang melakukan swab di Mess KTM Marabahan.

“Selain rapid test, langkah pencegahan selanjutnya antara lain melakukan tracking di sekitar tempat tinggal orang-orang yang reaktif,” sahut Eko Purnomo Sakti, Camat Marabahan.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kualitasnya Menggembirakan, Sukamta Puji Program KB
apahabar.com

Kalsel

Di Banjarmasin, Ratusan Orang Turun ke Jalan Bela Palestina
apahabar.com

Kalsel

Warga Pesisir Sungai Barito Kebagian Bantuan Alumni Akpol 1991
apahabar.com

Kalsel

Mobil Mewah Ini Antar Kiai Ma’ruf ke “Banua Bertabligh” Malam Nanti
apahabar.com

Kalsel

Menanam Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19!
apahabar.com

Kalsel

Temu Penyuluh Pertanian, Bupati dan Wakil Harapkan SDM di HST Unggul
apahabar.com

Kalsel

FPI Balangan Galang Dana untuk Korban Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com