3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Hindari Kerumunan di Tengah Pandemi, Kampanye Pilkada Dilakukan Lewat Daring

- Apahabar.com Kamis, 4 Juni 2020 - 13:36 WIB

Hindari Kerumunan di Tengah Pandemi, Kampanye Pilkada Dilakukan Lewat Daring

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Sarmuji. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 direncanakan tanpa kampanye akbar dari para calon. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19.

Adapun nantinya, kampanye oleh KPU, Partai Politik dan pasangan calon atau tim kampanye, bisa dilaksanakan melalui daring, sehingga tidak mengumpulkan banyak massa.

Dikonfirmasi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Sarmuji mengaku siap menjalankan regulasi tersebut.

“Kalau dari KPU pusat seperti itu, kita siap melaksanakan,” ujar Sarmuji, Rabu (3/6) kemarin.

Kendati demikian, kata Sarmuji, pihaknya masih tidak ingin berasumsi dan akan menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang baru. Menurutnya, keputusan sepenuhnya ada di KPU RI. Yang pasti ujarnya, dengan dilaksanakannya secara daring, tentu calon dapat semakin gencar bersosialisasi.

“Namun harus dengan aturan. Nanti bagaimana sistemnya, kita tunggu PKPU-nya,” kata Sarmuji.

Serupa dengan Sarmuji, Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah mengutarakan, untuk tahapan Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang, pihaknya juga masih menunggu PKPU yang baru diatur.

“Kalau dulu misal orang berkampanye yang seharusnya tatap muka, pertemuan dan sebagainya, apakah KPU nanti mengaturnya itu akan secara daring saja. Jadi kami akan menunggu PKPU yang baru,” paparnya.

Terlepas itu, penularan Covid-19 juga mengubah postur anggaran penyelenggaraan Pilkada tahun ini. Hal tersebut lantaran adanya item tambahan yang mendesak untuk penerapan protokol kesehatan demi menghindari penularan Covid-19.

Pemprov Kalsel sendiri mengaku akan memfasilitasi anggaran yang diperlukan.

“Asal sesuai aturan. Dan digunakan pula sesuai kebutuhan. Jangan sampai anggaran disalahgunakan,” tegas Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat kunjungan kerja ke KPU dan Bawaslu, Rabu kemarin

Saat ini, Pemprov Kalsel masih menunggu bagaimana sistem sokongan tambahan anggaran, termasuk soal penambahan untuk perlengakapan alat pelindung diri. Apakah akan dibantu pemerintah pusat atau daerah.

“Yang paling penting adalah, bagaimana pelaksanaan Pilkada di Kalsel berjalan sukses,” tandasnya.

Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah. Foto-istimewa

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Riyad Dhafi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Debat Kedua Pilwali Banjarmasin, Penyampaian Visi Misi Paslon Terhambat Durasi
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres HST Rutin Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Vierratale Meriahkan Malam Puncak Communication Week 2019
apahabar.com

Kalsel

Bilik Cinta di Sungai Bagau: Memori Indah Dari Sebuah Lokalisasi
apahabar.com

Kalsel

Bangga Donor Darah, Member Euro Fans Club Banjarmasin Kenakan Jersey Tim Kesayangan
apahabar.com

Kalsel

Giliran Buruh Siap Demo Dewan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

TMMD Kodim 1022/Tanbu Sukses Bedah Rumah Warga Desa Sumber Makmur
apahabar.com

Kalsel

Idul Fitri 1441 H, Ribuan Napi di Banjarmasin Diusulkan Terima Remisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com