Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

IDI Kalteng: Jangan Remehkan Protokol Kesehatan Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:34 WIB

IDI Kalteng: Jangan Remehkan Protokol Kesehatan Covid-19

Penggunaan masker penting untuk menekan ancaman tertular Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKARAYA — Masyarakat terus diingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penularan Coronavirus disease atau Covid-19.

Salah satu penyebab angka kasus positif virus corona masih cenderung meningkat, lantaran masyarakat belum disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan termasuk memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak atau physical distancing

“Sebuah penelitian membuktikan, memakai masker adalah cara paling efektif untuk mencegah penularan virus Corona,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Tengah dr Mikko Uria Mapas Ludjen SpOG, kepada apahabar.com, Sabtu (27/6).

Peneliti, menurut Mikko menyebutkan, memakai masker saat di luar rumah dengan cara yang benar merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan antarmanusia.

Untuk lebih efektif, penggunaan masker di ruang publik perlu ditunjang praktik jaga jarak aman, disiplin karantina, dan pelacakan kontak dari pasien positif Covid-19.

Seperti dilansir CNN, Tim Peneliti Texas A&M University, University of Texas, University of California, dan California Institute of Technology membandingkan kasus infeksi Covid-19 di Italia dan New York sebelum dan sesudah penerapan kebijakan wajib masker.

Hasil penelitian yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences tersebut menunjukkan masker efektif mencegah infeksi virus corona di dua kota itu ketimbang lockdown.

Para ahli menghitung, masker bisa mencegah lebih dari 78.000 kasus Covid-19 di Italia pada 6 April sampai 9 Mei 2020. Sedangkan di New York, lebih dari 66.000 kasus Covid-19 dapat dicegah medio 17 April sampai 9 Mei 2020.

apahabar.com

Ketua IDI Kalteng, dr Mikko Uria Mapas Ludjen, SpOG. Foto-Istimewa

“Namun perlu diingat, masker baru benar-benar efektif mencegah penularan penyakit saat digunakan dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Melansir Healthline, cara memakai masker yang benar adalah selain memakai masker, hendaknya tetap jaga jarak aman minimal satu meter dengan orang lain saat berada di luar rumah.

Gunakan masker dengan tepat, sampai benar-benar menutup hidung, mulut, dan dagu.

Saat masker sudah terpasang dengan benar, jangan sekali-kali menyentuh masker sampai ganti masker selanjutnya.

Jika menggunakan masker sekali pakai seperti masker bedah, buang masker dan jangan digunakan kembali.

Sedangkan untuk masker kain, jaga kebersihan masker dengan segera mencucinya setelah digunakan.

Pastikan tangan dalam kondisi bersih sebelum memakai dan melepas masker.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Asyik, iPhone SE 2020 Sudah Bisa Dipesan
apahabar.com

Gaya

Dukung PJJ, Orang Tua Harus Begini
apahabar.com

Gaya

Mencicipi Sedapnya Nasi Kuning Sinar Pagi Batulicin
apahabar.com

Gaya

Menilik Manfaat Wik Wik Wik Saat Pandemi Covid-19
apahabar.com

Gaya

Mulai Juli, Kantor Facebook Akan Buka Kembali

Gaya

Musim Hujan, Waspada Jamur Kulit
apahabar.com

Gaya

Dengan Bumbu Dapur, Begini Cara Usir Bau Rokok di Mobil
apahabar.com

Gaya

Kopi dari Kotoran Gajah Disebut Minuman Mahal dan Langka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com