Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Ikut Terdampak Covid-19, Puluhan Sopir Taksi di Batola Kecipratan JPS

- Apahabar.com Rabu, 24 Juni 2020 - 17:37 WIB

Ikut Terdampak Covid-19, Puluhan Sopir Taksi di Batola Kecipratan JPS

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, memberikan pengarahan sebelum JPS tahap ketiga dikirimkan, Rabu (24/6). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Ikut terdampak penyebaran Covid-19, puluhan sopir taksi juga memperoleh bantuan bahan pokok dari Pemkab Barito Kuala.

Bantuan untuk sopir taksi itu termasuk tambahan 222 orang penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap ketiga yang diselenggarakan Pemkab Batola.

Sebelumnya untuk tahap pertama dan kedua, total penerima berjumlah 20.000 orang yang terdiri dari warga kurang mampu dan terdampak.

Selain sopir taksi, jenis pekerjaan lain yang termasuk dalam penerima tambahan adalah tukang ojek dan becak.

Sama seperti tahapan sebelumnya, penerima JPS memperoleh 10 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 25 biji telur.

“Alhamdulillah kami telah menyalurkan JPS tahap ketiga untuk 20.222 warga yang tidak mampu maupun terdampak,” papar Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Rabu (24/6).

“Dalam waktu bersamaan, Pemprov Kalimantan Selatan juga telah menyalurkan bantuan sebesar masing-masing Rp100 ribu kepada 20.000 Kepala Keluarga (KK) selama tiga bulan kedepan,” imbuhnya.

Direncanakan JPS tahap ketiga bukan bantuan terakhir yang diberikan Pemkab Batola, “Insya Allah ini bukan bantuan terakhir,” tegas Noormiliyani.

“Kami segera menggelar rapat untuk membahas sejumlah opsi, mengingat program bantuan dari pusat masih berlangsung sampai Desember,” tambahnya.

Andai program bantuan diperpanjang, 222 penerima tambahan JPS hampir dipastikan juga memperoleh suntikan Rp100 ribu.

“Memang sekarang 222 penerima tambahan bantuan belum mendapatkan Rp100 ribu dari Pemprov Kalsel,” sahut Fuad Syech,

“Penyebabnya data mereka baru masuk, sehingga hanya memperoleh paket bahan pokok. Namun kedepan data mereka sudah diusulkan,” tandasnya.

Dari total 20.000 paket bantuan, penerima terbanyak berada di Kecamatan Alalak dengan jumlah 2.684 KK.

Disusul Tabunganen dengan 2.180 KK, Tamban 1.692 KK, Marabahan 1.561 KK, Anjir Muara 1.544 KK, Wanaraya 1.316, Mekarsari 1.252 KK, dan Mandastana 1.184 KK.

Kemudian Belawang 967 KK, Anjir Pasar 901 KK, Rantau Badauh 841 KK, Barambai 835 KK, Kuripan 743 KK, Tabukan 710 KK, Jejangkit 547 KK, Bakumpai 526 KK dan Cerbon 517.

Editor: Syarif

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tampil Menghibur di Brownis Trans TV, Gimar Jid Mengaku Lebih Rileks

Kalsel

Penyerahan 557 DIPA ke SKPD, Paman Birin Singgung Desa ‘Hantu’
apahabar.com

Kalsel

Samakan Misi Bangun Banjarmasin, Ibnu Sina Kukuhkan Pengurus Baru Karang Taruna
apahabar.com

Kalsel

Jokowi Janji Realisasi Proyek Kereta Api dan Tol Banjarbaru-Batulicin
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Pelaihari, Kakek Lumpuh Tewas Terpanggang
apahabar.com

Kalsel

Malam Tahun Baru, Warga Tabalong Antre LPG 3 Kg
apahabar.com

Kalsel

Kunker DPRD Kalsel ke Luar Negeri Ditangguhkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com