Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Imbas Corona, BMW Akan Pangkas 10.000 Pekerja Kontrak

- Apahabar.com     Senin, 22 Juni 2020 - 07:15 WITA

Imbas Corona, BMW Akan Pangkas 10.000 Pekerja Kontrak

Logo pabrik mobil BMW di tas gedung kantor pusatnya di Munich, Jerman. Foto-Reuters/Andreas Gebert via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Produsen mobil mewah BMW tidak akan memperpanjang kontrak dari 10.000 pekerja kontraknya, dilaporkan Reuters, dikutip Minggu (21/6).

Menurut produsen mobil mewah asal Jerman tersebut, pihaknya berusaha untuk mengurangi kapasitasnya karena krisis yang diakibatkan oleh pandemi virus corona.

Perusahaan yang berbasis di Munich mengatakan sebelumnya pada Jumat (19/6) bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan dewan pekerjaan terkait “langkah-langkah personil untuk masa depan yang berkelanjutan”.

BMW sendiri sebelumnya menyatakan rencananya untuk mengurangi 5.000 hingga 6.000 pekerjanya pada 2022, menurut kepala keuangannya Nicolas Peter sebagaimana dilaporkan media Jerman.

Sementara itu, dalam laporan keuangan triwulan pertama 2020, Ketua Dewan Manajemen BMW AG Oliver Zipse mengatakan bahwa BMW Group siap untuk bereaksi cepat dan tegas setiap saat terhadap perkembangan baru selama pandemi corona dengan mengidentifikasi secara sistematis berbagai skenario potensial.

Pendekatan ini semakin penting mengingat BMW Group mengharapkan konsekuensi dari pandemi corona untuk membatasi operasi pabriknya untuk beberapa waktu ke depan.

Juga menjadi jelas bahwa volume pengiriman di pasar-pasar utama tidak akan kembali normal dalam waktu hanya beberapa minggu.

Pada triwulan pertama 2020, BMW Group mengirimkan total 477.111 kendaraan BMW, MINI dan merek Rolls-Royce kepada pelanggan di seluruh dunia, turun 20,6 persen dibanding periode sama 2019.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

3 Gaya Hijab yang Patut Dicoba
apahabar.com

Gaya

Asyik, iPhone SE 2020 Sudah Bisa Dipesan
apahabar.com

Gaya

12 Hari di Rumah Sakit, Nunung Kini Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Gaya

Wajah Jokowi dan Susi Pudjiastuti di New York Fashion Week 2020
apahabar.com

Gaya

Hadir di Podcast Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad Dituding Jual Anak, Nama Rafathar Trending di Twitter
apahabar.com

Gaya

Setengah Juta Akun Zoom Dijual di Situs Gelap
apahabar.com

Gaya

Kafe Praga Ceko Tawarkan Makanan Penutup Bentuk Corona
apahabar.com

Gaya

Inilah Makanan Kucing kampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com