Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Imbas Covid-19, Beragam Alasan Masyarakat Bidik Program Kartu Prakerja

- Apahabar.com Selasa, 9 Juni 2020 - 05:15 WIB

Imbas Covid-19, Beragam Alasan Masyarakat Bidik Program Kartu Prakerja

Kartu Prakerja. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Di tengah pandemic Covid-19, Program Kartu Prakerja menyedot banyak peminat.

Terbukti dari jumlah peserta gelombang 1-3 tercatat ada 680.918 orang. Jika dirinci, peserta yang sudah melaksanakan pelatihan pada gelombang pertama sebanyak 168.111 orang, di mana tercatat ada 161.512 peserta yang status pekerjaannya terdampak Covid-19. Pada gelombang kedua ada 288.150 peserta, di mana sekitar 132.642 orang status pekerjaannya terdampak Corona.

Sedangkan pada gelombang ketiga ada 224.657 peserta, dengan jumlah 98.184 orang yang status korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ekonom TNP2K, Elan Satriawan, menemukan banyak peserta yang tertarik untuk mengikuti pelatihan yang ditawarkan dalam prakerja dengan alasan mudah dan cepat.

“Yang paling tinggi memang kita temukan di sini cepat dan mudah, dan ini mungkin didasari mereka nggak pingin yang terlalu lama, praktis, bisa mereka manfaatkan segera. Tetapi juga alasan lain yang cukup besar itu misalnya harganya murah, ada yang memang sudah dipaket dengan pelatihan lain, yang menarik juga sesuai dengan kebutuhan pekerja,” ujar Elan.

Sebanyak 2.327 peserta memilih pelatihan karena tak mau repot alias cepat dan mudah. Sebagai catatan, peserta dapat menjawab lebih dari satu alasan mengapa tertarik dengan pelatihan yang ada dalam kartu prakerja.

Alasan Lain

Alasan terbanyak kedua, sebanyak 1.623 peserta mengaku tertarik karena pelatihan sudah berbentuk bundling, atau paket sehiingga lebih memudahkan.

Selanjutnya, 1.547 peserta mengambil pelatihan karena sesuai dengan kebutuhan saat ini. Serta peserta yang berminat karena harganya yang murah ada 1.155 peserta.

Lainnya, sebanyak 1.057 peserta mengaku mengikuti pelatihan untuk Untuk membantu usaha mereka. Juga ada peserta yang ingin memperoleh penghasilan tambahan sebanyak 1.051 peserta.

Sementara yang mengaku mengambil pelatihan untuk mendaftar kerja ada sebanyak 894 peserta. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kejar Target 2021, Jokowi: Segera Paparkan Peta Jalan Vaksinasi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Reza Artamevia Mengaku Beli Sabu Seharga Rp1,2 Juta dari Pengedar
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Sangkal Klaim KLHK soal Kawasan Hidrologis Gambut
apahabar.com

Nasional

Diguncang Gempa M 5,1, Warga Nias Utara Berhamburan ke Luar Rumah
apahabar.com

Nasional

Sah, Boy Rafli Jabat Kepala BNPT
apahabar.com

Nasional

Korban Meninggal Tsunami Lampung Selatan Capai 48 Orang
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Waspadai 30 Persen Zona Musim Akan Alami Kemarau Lebih Kering
apahabar.com

Nasional

Harumkan Nama Bangsa, ITB ke Final Huawaei ICT Competition Tingkat Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com