Datangi KPU, PSI Selipkan Aspirasi Rakyat melalui Tulisan di Kaos Polda Kalsel Respons Desakan IPW Copot AKBP AB Dkk Dukung Perubahan Iklim, PSI Apresiasi Pendaftaran Parpol melalui Sipol Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi
agustus

Ini Penyebab Tagihan Rekening Listrik Juni Naik

- Apahabar.com     Sabtu, 6 Juni 2020 - 17:39 WITA

Ini Penyebab Tagihan Rekening Listrik Juni Naik

Salah seorang petugas PLN saat memeriksa keandalan baca kWh meter pelanggan. Foto-Istimewa via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), Bob Saril menjelaskan bahwa kenaikan tagihan listrik pada Juni 2020 merupakan dampak dari penghitungan rata-rata pada tiga bulan terakhir saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Tidak ada kenaikan tarif listrik, tapi memang ada kenaikan konsumsi listrik selama kebijakan PSBB yang dihitung menggunakan skema rata-rata tiga bulan sebelumnya,” kata Bob dalam diskusi virtual di Jakarta, Sabtu (6/6).

Kebanyakan pelanggan akan mengalami tagihan Juni melonjak lebih dari 20 persen daripada Mei 2020. akibat penagihan menggunakan rata-rata tiga bulan terakhir sehingga kenaikannya akan dibayar sebesar 40 persen pada Juni.

Kemudian untuk mengurangi lonjakan kenaikan, sisanya yaitu 60 persen-nya dibagi rata dalam tagihan bulan ke depan. Diharapkan, skema tersebut dapat mengurangi keterkejutan sebagian pelanggan yang tagihannya meningkat tajam.

Dalam bulan dua terakhir, sebagian pelanggan PLN yang jumlah totalnya sekitar 75 juta, rekening bulanannya dihitung dari rata-rata 3 bulan terakhir pemakaian, akibat pemberlakuan PSBB di beberapa wilayah sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Pada tagihan listrik bulan April dan Mei, sebagian pelanggan ditagih pembayarannya menggunakan rata-rata tiga bulan sebelumnya tersebut.

PLN mengatur kenaikan lonjakan tagihan pada bulan Juni maksimum 40 persen dari tagihan bulan sebelumnya supaya tidak memberatkan konsumen. Sisa tagihan yang belum terbayar di bulan Juni atau 60 persen dari lonjakan tagihan akan dibagi rata dalam 3 bulan ke depan.

PLN juga terus melakukan pengecekan ulang terhadap pelaksanaan pemberian subsidi pembebasan tagihan listrik untuk pelanggan golongan Rumah Tangga, Bisnis Kecil, dan Industri Kecil berdaya 450 VA dan diskon 50 persen bagi pelanggan Rumah Tangga 900VA Bersubsidi.

Pengecekan tersebut dilakukan dari bulan ke bulan, untuk memastikan bahwa stimulus kelistrikan yang diberikan oleh pemerintah tersebut benar-benar tepat sasaran.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Sidang Hoaks Ratna Sarumpaet, Intip Ancaman Hukumannya
apahabar.com

Tak Berkategori

Awali Shalat Shubuh Berjemaah, Warga Berharap Pemilu Berjalan Damai
apahabar.com

Tak Berkategori

Hore!! Penerbangan Langsung ke Maratua Bakal Bertambah
Erdogan

Tak Berkategori

Hakim Kabulkan Permohonan Erdogan Ganti Kelamin Jadi Perempuan Bernama Hafshah
Kadivpas Kemenkumham Kalsel Sri Yuwono dan Kalapas Kelas IIB Banjarbaru, Amico Balalembang Sumber: Humas Lapas Banjarbaru. Foto-Istimewa

Tak Berkategori

Bina dan Monitoring Pengendalian UPT di Lapas Banjarbaru, Kadivpas Edukasi Bahaya Narkotika
apahabar.com

Tak Berkategori

Korban Aksi Cabul Pengasuh Ponpes Limpasu Ternyata 7 Orang
apahabar.com

Tak Berkategori

Kelelahan, Pejuang Demokrasi di Kandangan Meninggal Dunia
apahabar.com

Tak Berkategori

Video Jemaah Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul Melalui Drone Terpantau Menyemut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com