Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya

Jokowi Dijadwalkan Tinjau Irigasi Rawa di Kalteng

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 21:47 WIB

Jokowi Dijadwalkan Tinjau Irigasi Rawa di Kalteng

Presiden Joko Widodo. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mengunjungi Provinsi Kalimantan Tengah untuk meninjau daerah irigasi rawa di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

“Rencananya Rabu ini. Tapi tadi malam saya ditelepon Dirjen Sumber Daya Air, belum ada informasi kepastiannya lagi. Kemungkinan tetap bulan ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah, H Shalahuddin, Senin (22/6).

Pemerintah memang tengah mempersiapkan Kalimantan Tengah menjadi lumbung pangan atau food estate, agar produksi pertanian dapat meningkat.

Oleh sebab itu, untuk pengolahan lahan food estate nanti dengan pertanian modern, rata-rata memakai pakai mekanis.

Biasanya untuk mengolah sawah seluas satu hektar, dibutuhkan tenaga sekitar lima hingga delapan orang. Ini justru sebaliknya satu orang bisa mengerjakan dua hektar.

Luasan baku lahan yang digunakan untuk lumbung pangan, hanya 25 persen atau 350 ribu hektar dari eks Proyek Lahan Gambut (PLG) seluas 1,4 juta hektar.

“Makanya tidak semua digunakan. Lahan yang sudah fungsional 85 ribu, lahan potensial 165 ribu. Baku 365 atau 25 persen dari eks PLG,”ujarnya.

Menurut Shalahuddin, Kementerian PU saat ini tengah menyelesaikan permasalah krusial irigasi, yakni ada daerah di musim-musim tertentu terendam air, tapi tidak banyak.

Kemudian ada saluran irigasi baik primer atau sekunder terjadi pendangkalan karena lama tidak dirawat. Untuk itu akan dilakukan normalisasi dan ada yang mau dibangun kembali.

Sedangkan permasalahan terakhir, yakni kualitas air. Karena ada sebagian titik tidak berganti atau tidak mengalir.

Kementerian, lanjut Shalahuddin, nantinya akan membuat tretmen baik kolam air ataupun bak kontrol, termasuk normalisasi saluran primer dan sekunder diperbaiki.

“Kita tidak membuka lahan baru lagi. Lahan yang sudah ada itu yang dimanfaatkan. Dari 1,4 juta hektar dipilih, makanya hanya 25 persen luasan baku,”tegasnya.

apahabar.com

Shalahuddin, Kadis PUPR Kalteng. Foto-apahabar.com/Tiva

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Polda Kalteng Musnahkan 1,9 Kg Sabu, Terbanyak dari Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Satu Pasien Suspect dari Barut Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Jelang Pilkada Kalteng, Riban Punya Alasan Optimistis Diusung PDI-P
apahabar.com

Kalteng

Reses di Kapuas, Anggota DPRD Provinsi Kalteng Serap Sejumlah Aspirasi
apahabar.com

Kalteng

Rutan Kelas IIB Kapuas Kalteng Segera Gelar Bazar Hasil Produksi Warga Binaan
apahabar.com

Kalteng

Peringatan Hari Pancasila, Polres Barito Utara Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Warga
apahabar.com

Kalteng

PSBB Berakhir, Pemkab Kapuas Susun Langkah Selanjutnya
apahabar.com

Kalteng

Cegah Covid-19, Kapolres Kapuas Turun ke Jalan Bagikan Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com