Juni, PPDB Online SMPN di Banjarbaru Dibuka Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi?

Jokowi: Kemungkinan Masjid Istiqlal Dibuka Kembali Juli 2020

- Apahabar.com     Selasa, 2 Juni 2020 - 14:52 WITA

Jokowi: Kemungkinan Masjid Istiqlal Dibuka Kembali Juli 2020

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kedua kanan) dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga (kanan) meninjau perkembangan renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (02/06). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Masjid Istiqlal Jakarta kemungkinan akan dibuka kembali untuk aktivitas ibadah mulai Juli 2020 ketika seluruh renovasi di masjid tersebut rampung.

“Tadi saya sudah mendapat informasi dari Prof Nasaruddin, Imam Besar Masjid Istiqlal bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka bulan Juli tapi keputusan di Imam Besar,” kata Jokowi saat melakukan peninjauan kesiapan penerapan prosedur standar new normal di sarana ibadah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (02/06).

Jokowi mengecek perkembangan renovasi masjid tersebut yang sampai saat ini telah rampung lebih dari 90 persen.

Menurut rencana, renovasi besar ini akan diselesaikan pada awal Juli 2020.

“Memang agak mundur karena adanya pandemi Covid-19. Apakah setelah selesai akan dibuka, belum kita putuskan,” katanya.

Namun kata Jokowi, berdasarkan informasi kesiapan yang disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal, kemungkinan masjid itu akan mulai dibuka untuk aktivitas ibadah mulai Juli 2020.

“Tapi tadi saya titip disiapkan protokol-protokol kesehatan sehingga nanti saat melaksanakan salat di Masjid Istiqlal semuanya aman dari Covid-19,” katanya.

Jokowi menyadari sampai saat ini penyebaran Covid-19 di tanah air belum semuanya bisa dikendalikan.

Oleh sebab itu, pembukaan untuk tempat ibadah, pembukaan untuk aktivitas ekonomi, sekolah, dan lain-lain semuanya harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dengan melihat angka dari laju penyebaran virus yakni R0 dan Rt.

“Semua memakai data-data keilmuan yang ketat sehingga kita harapkan akan berjalan dari tahapan ke tahapan, dari sektor ke sektor, dari provinsi ke provinsi sesuai dengan angka-angka yang tadi saya sampaikan,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Pertahankan THR dan Gaji ke-13
Mardani H Maming bersama Andrie Afrizal. Foto-Istimewa

Nasional

Optimis Dengan Geliat Media Sosial dan Siber, Mardani H. Maming Dipercaya Jadi Pembina Amsindo
Pemudik

Nasional

Viral! Video Detik-detik Sapi Hadang Pemudik di Tengah Jalan
apahabar.com

Nasional

Sekretaris Umum FPI Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi Kasus Ninoy
apahabar.com

Nasional

Waspada Curah Hujan Tinggi Oktober-November, Termasuk Kalsel
pria kore hina orang indonesia

Nasional

Diserbu Warganet, Pria Korea Penghina Orang Indonesia Minta Maaf
Ilustrasi. Foto-Net.

Nasional

Halmahera Utara Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Nasional

Polisi: Nekat Membunuh karena Sering Di-bully
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com