ga('send', 'pageview');
Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker




Home Nasional

Kamis, 4 Juni 2020 - 21:03 WIB

Kalsel Jadi Atensi Presiden, Cuncung Minta GTPP Proaktif

Redaksi - Apahabar.com

Anggota DPR RI Syafruddin H Maming. Foto: Istimewa

Anggota DPR RI Syafruddin H Maming. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPR RI Syafruddin H Maming meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 lebih proaktif menyikapi kasus Corona di Kalimantan Selatan yang terus melonjak.

“Proses swab atau PCR harus dipercepat. Perlu dipertimbangkan untuk melibatkan pihak swasta,” jelas Cuncung sapaan akrabnya dihubungi apahabar.com, Kamis (4/6).

PCR merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi Covid-19, salah satunya, dengan pengambilan sampel dahak atau lendir di bagian tenggorokan pasien dengan metode swab.

Percepatan dapat dilakukan salah satunya dengan menggandeng rumah sakit swasta dan klinik untuk mengurai antrean daftar tunggu pasien yang diduga tertular Covid-19 yang kini jumlahnya mencapai ribuan orang di Kalsel.

Dari penelusurannya, sejumlah rumah sakit swasta memiliki fasilitas PCR namun digunakan salah satunya hanya untuk kepentingan syarat penerbangan dari maskapai.

“Nah ini yang kita dorong. Siapapun kelamaan menunggu hasil swab ini tentu bisa dirundung jenuh dan bosan. Tentu saja rumah sakit bisa overload kalau antrean pasien menunggu swab tak diurai dari sekarang,” jelas dia.

Baca juga :  Hanyut, Dua Korban Banjir Bandang Masamba Ditemukan

Cepatnya kepastian hasil PCR, Cuncung berharap dapat membantu penanganan lanjutan pasien tersebut. Overload rumah sakit rujukan dapat ditekan, dan gejolak di balai karantina milik Pemprov Kalsel dapat diredam.

Melonjaknya kasus Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat pun membuat sejumlah pasien jenuh.

Puluhan pasien yang dikarantina di Tanah Laut, dan Banjabaru meminta untuk segera dipulangkan. Mereka tak tahan lama-lama dikarantina mengingat desakan ekonomi keluarga, kebosanan, hingga faktor kebugaran selama dikarantina dan menunggu hasil swab.

“Saya kira Pemprov Kalsel bisa mempertimbangkan untuk mengusulkan permohonan bantuan 3-5 unit mobil swab tambahan,” jelas eks anggota DPRD Kalsel ini.

Lantas bagaimana dengan overload-nya rumah sakit rujukan di Kalsel? Cuncung meminta peran swasta untuk ditingkatkan lagi.

Cuncung meminta perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Kalsel mencontoh apa yang dilakukan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mardani H Maming (MHM) menyediakan tempat karantina khusus.

Baca juga :  Ketum DPP LDII Abdullah Syam Tutup Usia

Ya, seperti diketahui MHM merelakan salah satu hotel miliknya yang berada di pesisir tenggara pulau Kalimantan untuk menjadi tempat karantina sekaligus isolasi warga terpapar Covid-19.

Jumlah kasus Covid-19 di Kalimantan terus melonjak. Angkanya bahkan sudah menyentuh seribu lebih.

Hari ini, Kalsel mencetak rekor penambahan jumlah kasus terbanyak se-Indonesia; 109 kasus baru tanpa ada penambahan jumlah pasien sembuh.

Jumlah pasien dalam pengawasan yang kian hari bertambah menambah daftar panjang antrean laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lignkungan, dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru.

Saat ini satu-satunya lab untuk menguji spesimen pasien Covid-19 itu sudah memiliki 3.000 daftar tunggu.

Belakangan, tingginya jumlah kasus Covid-19 di Kalsel mengundang perhatian Presiden Jokowi.

Jokowi meminta Gugus Tugas meningkatkan pelacakan kontak dekat dari pasien terpapar Covid-19 di Kalsel, Sulsel dan Jatim dengan memanfaatkan teknologi informatika.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga karena Covid-19, Seorang Dokter asal Barito Utara Meninggal di Surabaya
apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Siswa asal Tanbu dan Kandangan Tembus Paskibraka Nasional
apahabar.com

Nasional

Pemohon Sengketa Hasil Pemilu Bertambah
Pelajar Bunuh Begal di Malang Divonis Hukuman Pembinaan

Nasional

Pelajar Bunuh Begal di Malang Divonis Hukuman Pembinaan
apahabar.com

Nasional

Adaptasi Kebiasaan Baru, Wapres Minta Pemuka Lintas Agama Dukung Protokol Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Palu Diguncang Gempa 3,7 SR
apahabar.com

Nasional

Imbauan Presiden Jokowi ke Kepala Daerah yang Warganya Telanjur Mudik
apahabar.com

Nasional

RSPI Sulianti Saroso Nyatakan 73 Pasien Covid-19 Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com