Apa Kabar Megaproyek Kereta Api Tabalong-Banjarmasin? Booming Bersepeda, Pemkot Banjarmasin Bikin Jalur Khusus Siapkan Poros Ketiga, Rosehan Gandeng Putra Eks Gubernur Kalsel Kena Provokasi, Warga Pekapuran Raya Tolak Tes Covid-19! Terbanyak! Nyaris Seratus Pasien Covid-19 Kalsel Sembuh Hari Ini




Home Kalsel

Sabtu, 6 Juni 2020 - 14:39 WIB

Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Wali Kota Banjarmasin bakal mengusulkan laboratorium reverse-transcriptase polymerase chain reaction untuk memeriksa sampel warganya yang reaktif rapid test. Foto sebagai ilustrasi: Ist

Wali Kota Banjarmasin bakal mengusulkan laboratorium reverse-transcriptase polymerase chain reaction untuk memeriksa sampel warganya yang reaktif rapid test. Foto sebagai ilustrasi: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden RI Joko Widodo mengatensi Kalimantan Selatan mengingat tingginya kasus Covid-19.

Dalam waktu dekat, provinsi tertua di pulau Kalimantan ini kedatangan sejumlah pejabat pemerintah pusat.

Umumnya dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Terdiri dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dan Menko PMK Muhadjir Effendi.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sudah mendapatkan kabar dari Pemprov Kalsel akan kedatangan mereka pada Minggu (7/6) untuk meninjau langsung penanganan Covid-19.

Baca juga :  Kena Provokasi, Warga Pekapuran Raya Tolak Tes Covid-19!

Informasi yang diterima pada kemarin sore (5/6), Ibnu diminta menyiapkan Kota Banjarmasin menerima kunjungan ketiga pejabat negara itu.

“Kami sudah siapkan di Pemkot, tapi tadi malam informasinya karena keterbatasan waktu pertemuan dipusatkan di Pemprov Kalsel, Banjarbaru,” ujar Ibnu.

Keputusan itu seiring dengan agenda Menteri Kesehatan yang ingin mendengarkan langsung paparan dari Pemprov Kalsel terkait penanganan Covid-19.

Selanjutnya Menteri Kesehatan dijadwalkan akan meninjau lokasi laboratorium.

Baca juga :  Sepekan Dikarantina, Balita di Tabalong Sembuh dari Covid-19

“Lalu siangnya langsung menuju Makassar,” lanjut Ibnu.

Di sana, Ibnu juga menerangkan kepada Menkes kinerja Pemkot Banjarmasin dalam beberapa waktu terakhir untuk menekan pertumbuhan jumlah pengidap Covid-19.

Termasuk usulan untuk meminta laboratorium reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) untuk memeriksa sampel warga reaktif rapid test.

“Laboratorium lah, daripada antre banyak karena khawatir juga kalau Banjarmasin dicap sebagai episentrum penyebaran Covid-19 di Indonesia,” tegasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

FPI Balangan Bagi Takjil Jelang Buka Puasa
apahabar.com

Kalsel

Anggota Polresta Banjarmasin Diajak Teladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW
apahabar.com

Kalsel

Baru Lebaran ini, Pelaku Usaha Feri Penyeberangan Banjarmasin-Tamban Mengelus Dada
apahabar.com

Kalsel

Dinilai Lengkap dan Cepat, Wali Kota Banjarmasin Ganjar 3 SKPD Ini Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Siap Pasok Sampah 10 Ton per Hari ke TPA Regional, Asalkan…
apahabar.com

Kalsel

Instrusi Sungai Barito, Air PDAM Batola Hanya Untuk Cuci Kaki
apahabar.com

Kalsel

Program TMMD Kodim 1014 Pangkalan Bun Dinilai Sangat Bermanfaat
apahabar.com

Kalsel

Geger, Mayat Membengkak di Komplek Rahayu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com