Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka

Kalteng Berusaha Lepas dari Zona Hitam Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 17:42 WIB

Kalteng Berusaha Lepas dari Zona Hitam Covid-19

Ilustrasi kandidat vaksin Covid-19- Foto-AP/Sakchai Lalit

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Berdasarkan hasil Tim Ahli epidimiologi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah, dalam waktu 14 hari kedepan penularan virus ini semakin tinggi.

“Dalam waktu 14 hari ke depan, kecepatan penularan per 100.000 penduduk. Rinciannya sebagai berikut: Palangka Raya 90,9 orang, Mura 54,6 orang, Kapuas 39,6 orang, Gunung Mas 30,9 orang, Kobar 27,8 orang, Seruyan 2,4 orang, Sukamara 3,1 orang, dan Barut 4,6 orang,” papar Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Suyuti Syamsul dalam akun Facebook pribadinya belum lama tadi.

Sedangkan angka kematian per 100.000 dalam waktu 14 hari kedepan, untuk Palangka Raya 6,17 orang, Kapuas 4,74 orang dan Lamandau 1,21 orang.

“Apakah angka ini akan tercapai semuanya terpulang sama kita apa mau ikuti protokol kesehatan secara ketat atau tidak?” kata Sayuti Syamsul yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah ini.

Saat dikonfirmasi langsung, Suyuti mengatakan, saat ini penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah, memang belum memasuki gelombang kedua, karena grafik tidak pernah turun.

Walaupun berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19, tetapi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, hasilnya tidak akan maksimal.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, bisa saja menjadi zona hitam, jika tidak ada upaya maksimal dilakukan seperti pembatasan aktivitas, pemeriksaan massal dan isolasi massal.

“Pada saat yang sama masyarakat bersedia untuk diisolasi dan mengikuti protokol kesehatan. Kalau satu pihak tidak bekerja dengan bagus tidak akan bisa, karena ada PSBB tidak bisa sertamerta nindak orang,” ujarnya.

Case fatality rate (CFR) atau angka kematian di Kalimantan Tengah, memang masih di bawah nasional. Tetapi jika di atas 10-15 persen, maka masuk zona hitam.

“Saat ini di Kalteng total positif diatas 700 an. Berarti per 100 ribu penduduk, berarti sudah cukup tinggi, hanya belum masuk zona hitam,” katanya.

Apabila dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur, dengan jumlah penduduk hampir 40 juta, tetapi 4 ribu terinfeksi, hanya sekitar satu persen.

“Tapi kalau kita 1000 yang kena, dari 2,7 juta penduduk, itu besar sekali.
Jadi yang dihitung adalah berapa banyak orang yang terkena per 100 ribu,” imbuhnya.

Untuk mengendalikan laju penyebaran corona agar tidak menjadi zona hitam, kuncinya, tergantung dari upaya maksimal yang dilakukan dan disiplin masyarakat.

Baik dengan tracking agresif, pemeriksaan massal, isolasi ketat semua kontak dan pendisiplinan warga. Tanpa ini, penyebaran akan semakin tidak terkendali.

“Jangankan seribu, tiga ribu saja bisa, karena laju penularan tidak ada yang hentikan. Meskipun pemerintah membuat macam-macam aturan kalau masyarakat tidak menurut, mau diapain,” tegasnya.

apahabar.com

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr Suyuti Syamsul. Foto – ISTIMEWA

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Megawati Belum Umumkan Nama Calon PDIP di Pilgub Kalteng 2020, Petahana Sugianto dan Riban Bersaing
apahabar.com

Kalteng

Barito Utara Kembali Zona Merah, Puluhan Warga Dirapid Tes

Kalteng

Patroli Objek Vital, Kapolsek Selat: Kami Hadirkan Rasa Aman
apahabar.com

Kalteng

Polsek Kapuas Timur Bagikan Sembako
Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga

Kalteng

Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga
apahabar.com

Kalteng

Lamandau Diterjang Banjir, Relawan PKS Bergerak Membantu
apahabar.com

Kalteng

Nyaris Ambruk, Jembatan Juun Akhirnya Diperbaiki
apahabar.com

Kalteng

Lawan Covid-19, Wali Kota Palangka Raya Dapat Support IDI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com