3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Kapolda Tak Segan Proses Hukum Korporasi ‘Nakal’ di Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 17:29 WIB

Kapolda Tak Segan Proses Hukum Korporasi ‘Nakal’ di Kalsel

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan tidak segan-segan memproses hukum korporasi ‘nakal’ yang sengaja membakar hutan dan lahan di Banua.

“Kalau ada oknum dengan sengaja membakar hutan dan lahan, maka akan kita bawa ke ranah hukum dan proses pengadilan,” ucap Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (30/6) siang.

Sebagai aparat penegak hukum, Polda Kalsel tidak pandang bulu terhadap oknum yang sengaja membakar hutan dan lahan di Kalsel.

“Kami telah mengumpulkan beberapa asosiasi perusahaan kelapa sawit maupun yang lain,” tegasnya.

Namun, sejauh ini, mereka lebih mengedepankan tindakan preventif.

Pertama, membentuk satgas penanganan karhutla, yang terdiri dari Polri, TNI, Pemda, serta para relawan.

Kedua, memberikan imbauan, penyebaran semacam petunjuk kepada masyarakat, dan patroli terhadap tempat yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kita juga melaksanakan koordinasi penyiapan anggaran, karena kebakaran bisa terjadi secara bersamaan di suatu tempat. Sehingga anggaran penanggulangan ini sangat penting untuk menyiapkan sarana dan prasarana.”

“Dari keempat hal ini, kami masih mengatur HTCK-nya,” tegas Jenderal bintang dua ini.

Pihaknya juga terus berinovasi dengan membuat aplikasi ‘Bekantan’. Sebuah aplikasi yang bisa di-download di Play Store.

“Bagi masyarakat maupun aparat kepolisian yang men-download, maka bisa mengetahui titik api dan bagaimana cara menanganinya,” kata eks Direskrimum Polda Metro Jaya ini.

Menurutnya, karhutla merupakan fenomena alam yang sangat susah ditanggulangi.

“Bahkan masih terjadi di negara maju, seperti Australia dan Amerika Serikat,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Sebelum Hadir Maulid di Kota Citra, Lihat Denah Lokasinya
apahabar.com

Kalsel

Guru di Wilayah Selatan Tabalong Ikuti Workshop Pembuatan Soal dan Absen Online dengan Google Forms
apahabar.com

Kalsel

Pantau Pengerjaan Jalan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pastikan Pekerjaan Tidak ‘Melenceng’
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Banser NU Kawal Perayaan Malam Natal di Kalsel

Kalsel

Pelatihan Seribu Relawan Satgas Covid-19 Kalsel Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Dengan Kemasan Baru, Bartman Hidupkan Kembali Talk Show Baricau
apahabar.com

Kalsel

Polisi Bongkar Jaringan Narkotika di Teluk Dalam, Intip Respon Kalapas
apahabar.com

Kalsel

Kesemrawutan Pasar di Barabai, Komisi II Pinta SKPD HST Berbenah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com