Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Kasus Covid-19 di Kalsel Diprediksi Melonjak Hingga 4.000 Penderita

- Apahabar.com Rabu, 17 Juni 2020 - 13:16 WIB

Kasus Covid-19 di Kalsel Diprediksi Melonjak Hingga 4.000 Penderita

Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hanif Faisal Nurofiq. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hanif Faisal Nurofiq memprediksi jumlah pasien terinfeksi virus Corona di Kalsel akan meningkat ke angka 4.000.

Angka itu dicapai, kata Hanif, berkat usaha keras tenaga kesehatan dan tim yang terus melakukan tracing, tracking dan fencing masif di daerah.

“Kita mungkin akan sampai ke angka 3.000-4.000. Teman-teman jangan kaget, itu kerja keras semuanya. Banyak tenaga medis dan teman-teman yang terpapar demi mengejar itu. Semua serius hanya untuk memadamkan dulu,” kata Hanif, Rabu (17/6).

Untuk saat ini GTPP Provinsi Kalsel fokus untuk menekan jumlah kematian dan menekan penularan dengan melakukan tracing, tracking, dan fencing pasien.

Pihaknya juga mendukung penerapan rapid test hingga pengadaan Viral Transport Medium (VTM) hingga tingkat Kecamatan di 13 Kabupaten dan Kota.

Sementara itu, untuk penambahan tempat isolasi pasien Covid-19 pihak telah menyiapkan tempat di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Banjarbaru dan Asrama haji di Banjarbaru.

“Progres terus kita pacu, dengan segala kekurangan dan keterlambatan, kita memang siap konsekuensinya seperti ini,” sambungnya.

Hanif mengungkapkan seperti diprediksikan sebelumnya, jumlah penderita covid-19 di Kalsel akan meledak setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dan terbukti, saat ini rata-rata kasus covid-19 di 13 kabupaten dan kota meningkat di atas 100 kasus.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, daerahnya berada dalam zona merah virus corona (Covid-19) karena sebelumnya warga masih mengabaikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

Namun, setelah mendapat pengawasan khusus dari pemerintah setempat, warga mulai menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak Hanguskan Mahar, Calon Pengantin Kebingungan
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Ingatkan Anggotanya Tak Jadi Beking Illegal Mining dan Logging!
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Ponpes Limpasu HST, Belum Semua Korban Dapat Pendampingan!
apahabar.com

Kalsel

Prakiraan Cuaca Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Temuan Sesosok Kerangka Manusia di Pantai Cabe Bikin Geger Warga, Simak Identitasnya
apahabar.com

Kalsel

Viral Video Puluhan Warga Asing, Simak Penjelasan Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Gedung Fitnes, Sempat Buat Panik Pengunjung Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com