Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Kasus Covid-19 Turun, Singapura Longgarkan Pembatasan Sosial Tahap Dua 19 Juni

- Apahabar.com Selasa, 16 Juni 2020 - 16:08 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Singapura Longgarkan Pembatasan Sosial Tahap Dua 19 Juni

Sejumlah orang di Singapura yang baru selesai pulang bekerja. Foto-Reuters/Edgar Su

apahabar.com, SINGAPURA – Pemerintah Singapura akan melakukan pelonggaran pembatasan sosial fase kedua mulai 19 Juni mendatang.

Dalam fase kedua ini, Singapura akan mengizinkan kembali sebagian besar aktivitas sosial dan ekonomi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Langkah ini dilakukan seiring dengan menurunnya tren infeksi Covid-19 di negara kota itu.

“Tingkat infeksi masyarakat secara umum tetap stabil meskipun ada peningkatan aktivitas di tempat kerja pada fase pertama pembukaan kembali,” ujar Kementerian Kesehatan Singapura dalam keterangan resminya seperti dilansir Republika.co.id pada Selasa (16/6).

Kementerian juga mengatakan tingkat infeksi di asrama pekerja migran menurun dan tidak ada kelompok besar baru yang muncul. Dalam fase kedua ini, Kementerian mengatakan pertemuan sosial dengan lima orang dapat dilanjutkan.

Selain itu, warga dapat menerima hingga lima pengunjung sekaligus di dalam rumah. “Bisnis ritel diperbolehkan membuka tokonya,” tulis Kementerian Kesehatan Singapura.

Outlet makanan dan minuman juga dapat beroperasi dengan maksimal lima orang duduk bersama. Namun meja antar-pengunjung harus berjarak satu meter.

“Kegiatan live music, pemutaran televisi dan video tidak akan diizinkan di semua outlet makanan dan minuman,” kata Kementerian.

Singapura melonggarkan pembatasan sosial tahap pertama sejak 2 Juni lalu yang ditandai dengan dibukanya kembali sektor bisnis. Singapura menjadi negara paling terdampak Covid-19 di Asia Tenggara dengan 40.818 kasus dengan 26 kematian, menurut data John Hopkins University.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil
apahabar.com

Internasional

Tulisannya Tentang Prancis Disalahtafsirkan, Mahathir Marah!
apahabar.com

Internasional

Isyarat Palestina Batalkan Boikot Politik, Abbas Ucapkan Selamat ke Biden
apahabar.com

Internasional

Trump Luapkan Amarah di Twitter: Hentikan Penghitungan!
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden Donald Trump Alami Demam Ringan
apahabar.com

Internasional

Ada Undian Rp590 Miliar dari Facebook
apahabar.com

Internasional

Tengok Faskes Militer, Trump Pertama Kali Pakai Masker
apahabar.com

Internasional

Abaikan Usul Trump, Pilpres AS Tetap Berlangsung 3 November
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com