INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless

Kawal New Normal, Polri Siapkan 77.897 Personel

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 18:06 WIB

Kawal New Normal, Polri Siapkan 77.897 Personel

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Usai maklumat Kapolri dicabut, sebanyak 77.897 personel disiapkan kawal era new normal.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, sebanyak 77.897 personel Polri diturunkan untuk mengawal masyarakat menjalankan kehidupan baru.

Sebanyak 77.897 personel itu ditempatkan sesuai zona kuning yaitu daerah resiko rendah penularan Covid-19.

“Polri telah menyiapkan pengamanan masa transisi menuju new normal, dengan melibatkan personel sebanyak 77.897 personel,” kata Awi kepada wartawan, Selasa (30/6).

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menetapkan zona sebagai transisi penerapan new normal.

Mulai dari zona hijau, yakni daerah yang tidak terdampak atau tidak ada kasus Covid-19.

Selanjutnya, zona kuning daerah resiko rendah, zona orange daerah dengan resiko sedang dan zona merah yang beresiko tinggi penularan Covid-19.

Awi menjelaskan, di setiap zona jumlah personel Polri berbeda di mana zona orange paling banyak ditempatkan personel yaitu sebanyak 35.830 personel.

Lalu, diikuti zona merah 25.536, zona kuning 8.981 dan zona hijau 7.550 personel.

Meski Maklumat Kapolri sudah dicabut, Awi menyampaikan Korps Bhayangkara tetap bertugas untuk melakukan pengawasan dan pendisiplinan terhadap masyarakat di tempat-tempat sarana publik untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Dan melakukan sosialisasi dan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder terkait guna memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat,” pungkas Awi.(rmol)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Habib Rizieq Shihab Didenda Rp 50 Juta, Simak Isi Lengkap Suratnya
Terseret Ombak Parangtritis, Satu dari Tujuh Mahasiswa Belum Ditemukan

Nasional

Terseret Ombak Parangtritis, Satu dari Tujuh Mahasiswa Belum Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Kenapa Artis Seperti Vanessa Angel Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?
apahabar.com

Nasional

Penajam Kondusif, Kapolda: Jangan Terpancing Isu Provokatif!
Ini yang Dilakukan Pengguna Ojol di Tengah Covid-19

Nasional

Ini yang Dilakukan Pengguna Ojol di Tengah Covid-19
apahabar.com

Nasional

Api Diduga dari Ruang Kebugaran
apahabar.com

Nasional

Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19, Ingat Pesan Dokter Cantik Reisa Ini
apahabar.com

Nasional

PGI Imbau Semua Pihak Hentikan Segala Bentuk Provokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com