Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil Kans Terakhir, Jawara Gulat SEA Games 2013 Asal Tapin Bidik Emas PON Papua

Kawal New Normal, Polri Siapkan 77.897 Personel

- Apahabar.com     Selasa, 30 Juni 2020 - 18:06 WITA

Kawal New Normal, Polri Siapkan 77.897 Personel

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Usai maklumat Kapolri dicabut, sebanyak 77.897 personel disiapkan kawal era new normal.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, sebanyak 77.897 personel Polri diturunkan untuk mengawal masyarakat menjalankan kehidupan baru.

Sebanyak 77.897 personel itu ditempatkan sesuai zona kuning yaitu daerah resiko rendah penularan Covid-19.

“Polri telah menyiapkan pengamanan masa transisi menuju new normal, dengan melibatkan personel sebanyak 77.897 personel,” kata Awi kepada wartawan, Selasa (30/6).

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menetapkan zona sebagai transisi penerapan new normal.

Mulai dari zona hijau, yakni daerah yang tidak terdampak atau tidak ada kasus Covid-19.

Selanjutnya, zona kuning daerah resiko rendah, zona orange daerah dengan resiko sedang dan zona merah yang beresiko tinggi penularan Covid-19.

Awi menjelaskan, di setiap zona jumlah personel Polri berbeda di mana zona orange paling banyak ditempatkan personel yaitu sebanyak 35.830 personel.

Lalu, diikuti zona merah 25.536, zona kuning 8.981 dan zona hijau 7.550 personel.

Meski Maklumat Kapolri sudah dicabut, Awi menyampaikan Korps Bhayangkara tetap bertugas untuk melakukan pengawasan dan pendisiplinan terhadap masyarakat di tempat-tempat sarana publik untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Dan melakukan sosialisasi dan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder terkait guna memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat,” pungkas Awi.(rmol)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Titik Nol Ibu Kota Negara Baru Dipastikan Pertengahan 2020
apahabar.com

Nasional

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Pemkot Batam Instruksikan Kurangi Penggunaan Plastik
apahabar.com

Nasional

Mardani Diminta Majukan Pengusaha Muda dan Rakyat Maluku
apahabar.com

Nasional

Indonesia Ingin Tiru Korsel Sukses Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Korban Meninggal Tsunami Lampung Selatan Capai 48 Orang
apahabar.com

Nasional

8 Jenazah Korban Tsunami Banten Belum Teridentifikasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tinjau Kampung Tempat Tewasnya 7 Warga di Sukajaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com