Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Kembali Angkut Penumpang, Gojek: Kedepankan Prosedur Kesehatan dan Kebersihan

- Apahabar.com Senin, 8 Juni 2020 - 12:53 WIB

Kembali Angkut Penumpang, Gojek: Kedepankan Prosedur Kesehatan dan Kebersihan

Ilustrasi - Pengemudi Gojek. Foto-Gojek via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Gojek mengumumkan bahwa layanan GoRide di Jakarta aktif kembali hari ini, Senin (8/6), artinya layanan angkutan penumpang kembali diaktifkan.

Chief Corporate Affairs Nila Marita dalam keterangannya, mengatakan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 51 tahun 2020 dan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 105 tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi Untuk Pencegahan Covid-19 Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

“Gojek selama ini telah memiliki prosedur yang mengedepankan aspek kesehatan dan kebersihan yang sejalan dengan SK tersebut,” ujar Nila di Jakarta, Senin.

Pertama, mewajibkan mitra menggunakan masker dan sarung tangan, sedangkan penumpang menggunakan masker.

“Kami juga menghimbau penumpang GoRide untuk membawa helm SNI pribadi,” katanya.

Kedua, Menjaga kebersihan dan kesehatan mitra serta penumpang.

Nila menyebutkan Gojek sendiri memiliki 130 Posko Aman di kota-kota besar di Indonesia termasuk Jakarta, di mana mitra pengemudi dapat melakukan pengecekan suhu tubuh, mendapatkan healthy kit (masker dan hand sanitizer) serta tempat untuk penyemprotan disinfektan terhadap motor ataupun mobil yang digunakan oleh mitra.

“Di samping itu kami memiliki fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek, di mana pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya merupakan layanan on-demand pertama di Indonesia yang meluncurkan fitur ini. Fitur ini tidak hanya membantu para pengguna layanan Gojek untuk merasa aman dan memastikan layanan mereka memenuhi standar kesehatan dan higienis, tetapi juga membantu para mitra pengemudi Gojek untuk bisa bekerja dengan tenang.

Adapun sesuai SK Dishub Nomor 105/2020, Gojek memastikan tidak beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal dengan menerapkan pengaturan geofencing.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Restoran Menjamur, Banjarmasin Pede Target PAD Tercapai
apahabar.com

Ekbis

Masyarakat Kalsel Diminta Tidak Ikut Panik Wabah Virus Corona
Tak Ada Rute Penerbangan yang Ditutup di Syamsudin Noor

Ekbis

Tak Ada Rute Penerbangan yang Ditutup di Syamsudin Noor

Ekbis

Asosiasi Digital: UU Cipta Kerja Jangan Jadi Senjata Baru Investor Asing
apahabar.com

Ekbis

Penjual Belungka Batu Ketiban Berkah Ramadan
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi, Bank Syariah Mandiri Siapkan Aplikasi Zakat Digital
apahabar.com

Ekbis

Membanggakan, Kopi Kalsel Dilirik di Finlandia
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Remajakan Belasan Ribu Hektare Sawit Petani di Paser
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com