Fantastik! Pemkot Banjarmasin Bekali 52 Lurah Motor Listrik Total Rp 1,79 M di Tengah Pandemi Film James Bond ‘No Time To Die’ Tayang di Bioskop, Daniel Craig Antusias Besok, BPP HIPMI Gelar Vaksinasi di Pulau Laut Kotabaru UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut Bravo! Satresnarkoba Polres Tanbu Tangkap Bandar Narkotika, Kiloan Sabu dan Ratusan Ekstasi Diamankan

Kembali ke Pasar Marabahan, Pedagang Luar Batola Hanya Bisa Pasrah

- Apahabar.com     Selasa, 16 Juni 2020 - 18:02 WITA

Kembali ke Pasar Marabahan, Pedagang Luar Batola Hanya Bisa Pasrah

Kecuali physical distancing, pengunjung Pasar Marabahan sudah memiliki kesadaran menggunakan masker. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Empat pekan lepas target, sejumlah pedagang dari luar Barito Kuala (Batola) mulai mengejar setoran di Pasar Marabahan, Selasa (16/6).

Selama dua kali pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Batola melarang pedagang dari luar berniaga di semua pasar, termasuk Pasar Marabahan.

Lantas seiring keputusan Batola tidak melanjutkan PSBB hingga jilid ketiga, larangan itupun tak berlaku lagi.

Pedagang luar pun kembali menggelar lapak di Pasar Marabahan seperti biasa, baik dari Banjarmasin maupun Hulu Sungai Selatan dan Tapin.

Namun setelah hampir empat pekan tidak berjualan di Marabahan, bukan berarti pendapatan yang diperoleh kembali normal.

“Setelah dua kali PSSB dan akhirnya kembali lagi, saya kehilangan sejumlah langganan. Kada kawa ae lagi,” papar Muhammad, pedagang gorden dari Banjarmasin.

Situasi serupa dirasakan Mariani yang berjualan pakaian wanita. Keuntungan penjualan pasca PSBB belum bisa dibandingkan dengan pekan-pekan sebelumnya.

Setidaknya dalam PSSB jilid pertama, Mariani dan pedagang konveksi lain tidak sempat meraih keuntungan menjelang Idulfitri.

“Tentu saja merugi, karena tidak sempat berjualan sebelum hari raya. Sekarang pemasukan berkurang, karena pembeli juga tidak begitu banyak,” papar Mariani.

Sedianya Mariani merupakan pedagang Banjarmasin yang sudah empat tahun menetap di Handil Bakti.

Namun tetap saja wanita berusia 49 tahun ini tidak bisa berniaga di Pasar Marabahan, lantaran belum mengantongi KTP Batola.

“Saya baru mendapatkan surat domisili di Batola. Tetapi untuk berjualan selama PSBB, petugas pasar tidak menerima surat domisili,” beber Mariani.

Dalam beberapa pekan mendatang, pengunjung Pasar Marabahan berpotensi menurun.

Penyebabnya adalah Pasar Marabahan telah menjadi klaster penyebaran Covid-19, setelah 24 pedagang dikonfirmasi positif.

“Fakta itu memang membuat volume kerumunan di Pasar Marabahan sedikit menurun,” sahut Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, seusai meninjau situasi Pasar Marabahan.

“Di sisi lain kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan mulai membaik. Hanya segelintir orang yang belum memakai masker,” imbuhnya.

Meski kesadaran masyarakat meningkat, Pemkab Batola masih berusaha menekan angka penyebaran Covid-19 di Pasar Marabahan.

“Masalah yang agak sedikit susah dipecahkan adalah physical distancing. Tidak cuma Pasar Marabahan, tetapi hampir semua pasar,” beber Rahmadi.

“Sesuai petunjuk Bupati Batola, akan dilakukan pengurangan pedagang bergilir. Pedagang diberi penomoran dan berjualan dengan sistem ganjil genap. Rencana ini masih dimatangkan, sembari sosialisasi dengan pedagang,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Unit Metrologi Legal Beroperasi, Kepentingan Umum Diharapkan Terlindungi
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarmasin Mengutuk Keras Tindakan Brutal di Selandia Baru
apahabar.com

Kalsel

Selain Tugas TMMD, Personel Kodim 1022 Tanah Bumbu Juga Bantu Prosesi Pemakaman Warga yang Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Hari Kedua Operasi Zebra Intan di Tabalong, 21 Pelanggar Kena Tilang
Paman Birin

Kalsel

Penjelasan Tim Kuasa Hukum Terkait Pemanggilan Bawaslu Terhadap Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Sikap Komisi II Terkait Polemik Reklame di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Swadaya, Warga BAT Hibahkan Tanah Bangun Polsek
apahabar.com

Kalsel

Cegah Penyebaran Covid-19, Keluarga Tutup Sementara Makam Guru Zuhdi Untuk Peziarah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com