Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Kemenkes: Pandemi Covid-19 Berdampak Pada Program Imunisasi

- Apahabar.com     Senin, 8 Juni 2020 - 15:54 WITA

Kemenkes: Pandemi Covid-19 Berdampak Pada Program Imunisasi

Ilustrasi vaksin. Foto-Getty Images

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan hampir 83,9 persen pelayanan kesehatan, terutama imunisasi, terkena dampak pandemi Covid-19.

Program imunisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi anak terkena dampak cukup signifikan akibat pandemi Covid-19.

“Artinya, pelayanan imunisasi itu tidak dilaksanakan lagi. Kita tahu seperti apa dampaknya kalau pelayanan imunisasi ini tidak dilakukan,” kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes drg. R. Vensya Sitohang dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6).

Dampaknya terhadap pelayanan di Posyandu maupun di Puskesmas tersebut terjadi hampir di seluruh provinsi dan kabupaten. Dampak tersebut, katanya, menimbulkan perubahan cukup signifikan dan serius.

Jika dibandingkan dengan periode April pada tahun sebelumnya atau pada April 2019 maka tren imunisasi dasar lengkap telah mengalami penurunan.

“Kalau dari Januari dan Februari sebenarnya masih belum terdampak di dalam laporan. Tapi di April sudah cukup signifikan penurunannya, hampir 4,7 persen, selisih daripada cakupan yang ada di imunisasi lengkap pada 2019 dan 2020,” katanya.

Vensya juga mengatakan jika didasarkan pada cakupan imunisasi nasional maka cakupan tersebut pada dasarnya telah mencapai target. Namun, data tersebut perlu dirinci lebih lanjut di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kurahan hingga tingkat RT untuk melihat daerah mana yang anak-anaknya belum mendapatkan imunisasi.

“Ini strategi yang memang harus dilaksanakan, yang mana setiap Puskesmas itu mengetahui anak by name by adress dan jenis imunisasi yang harus dia dapatkan, sehingga diketahui juga hak imunisasi mana yang belum didapatkannya,” kata dia.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mendagri: Pemerintah Sedang Menyiapkan 2 Opsi Perppu Pilkada Baru

Nasional

Pemindahan Ibu Kota, Pengamat Sebut Tanbu Lebih Berpeluang dari Penajam
apahabar.com

Nasional

Tiba di KBRI Singapura, AHY dan Ibas Angkat Peti Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Rakyat Indonesia Doakan Ani Yudhoyono Sehat
Kantor Gubernur Papua

Nasional

Kantor Gubernur Papua Terdampak Banjir dan Tanah Longsor
apahabar.com

Nasional

Dituduh Makar, Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya
apahabar.com

Nasional

Peringati Hari Anti Korupsi, KPK Minta Pemkot Bekasi Transparan
apahabar.com

Nasional

Ratusan Warga Dirawat Usai Santap Makanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com