Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Kesal, Perempuan di Palangka Raya Curi Belasan Babi Rekannya

- Apahabar.com     Sabtu, 20 Juni 2020 - 19:25 WITA

Kesal, Perempuan di Palangka Raya Curi Belasan Babi Rekannya

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Palangka Raya saat melakukan pemeriksaan terhadap YN. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKARAYA – Polres Palangka Raya menangkap seorang perempuan yang nekat mencuri 10 ekor babi milik Assae Siti (52) saat pandemi Covid-19 masih melanda.

Korban merupakan warga Jalan B Koetin, Gang Batu Ampar.

Sementara pelaku belakangan diketahui merupakan perempuan 32 tahun berinisial YN (32).

Ia tercatat sebagai warga Jalan G Obos dan kini sudah dijebloskan ke sel Mapolresta Palangka Raya.

“Yang diambilnya tidak hanya 10 ekor babi saja melainkan, 20 ekor ayam dan empat ekor bebek entok,” kata Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung Gultom, Sabtu (20/6).

Aksi pencurian dilakukan YN terjadi Minggu (14/6). Dari peristiwa tersebut korban mengalami kerugian belasan juta rupiah.

Dalam aksinya, YN mengangkut semua hewan ternak dengan menggunakan satu unit mobil bak terbuka (pikap).

Setelah aksinya itu, pelaku berhasil ditangkap di kediamannya bersama sejumlah barang bukti lainnya pada Selasa (16/6) lalu.

YN dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) huruf c KUHPidana tentang pencurian ternak.

“Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” katanya.

Antara YN yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan korban memang sudah saling kenal. Mulanya YN mendatangi korban ke lokasi kejadian.

Tetapi saat itu hanya bertemu dengan orang yang disuruh menjaga lokasi tersebut.

Karena tak bertemu, YN kesal dan melihat ada ternak akhirnya dengan membawa pikap langsung mengangkut ternak milik korban sedangkan penjaga ternak tidak bisa berbuat banyak.

Kemudian, lanjut Todoan, YN dengan beberapa orang yang diupah mengangkut babi dan ayam ke mobil yang sudah disediakannya itu tak lama meninggalkan lokasi.

Gultom mengatakan setelah korban mengetahui ternaknya dicuri langsung melapor ke kantor Polresta Palangka Raya, sehingga pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka dua hari setelah kejadian.

“Jadi memang antara mereka ada persoalan, sampai akhirnya YN mengambil ternak korban dan dilaporkan ke kami. Apapun itu kalau sudah mengambil barang orang tanpa izin pemilik, maka dikenakan pencurian, terlebih korban tidak terima dan melapor hingga harus ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” demikian Gultom. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

dinas perdagangan

Kalteng

Dinas Perdagangan Kapuas Ingatkan Pangkalan Jual Gas Elpiji Sesuai HET
apahabar.com

Kalteng

Usaha Kerajinan Rotan di Kapuas Terkapar Pandemi Covid-19
Pilgub

Kalteng

Debat Terakhir Pilgub Kalteng, Sugianto Sabran Masih Isolasi Mandiri
apahabar.com

Kalteng

Di Kalteng, Presiden Jokowi Tinjau Lumbung Pangan di Pulang Pisau
Disdik Kapuas

Kalteng

Sekolah Rusak Diterjang Puting Beliung, Disdik Kapuas Langsung Turun Tangan
apahabar.com

Kalteng

Setubuhi Cucunya, Hukuman Berat Menanti Kades Cabul

Kalteng

Banjir di Desa Bajuh Kapuas, Ratusan Rumah Terendam
apahabar.com

Kalteng

Warga Muara Teweh Keluhkan Kenaikan Harga Gula Pasir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com