Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 5 Juni 2020 - 15:04 WIB

Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19

Tiga pegawai di lingkup Pemkot Banjarmasin dilaporkan positif Covid-19, salah satunya berasal dari Satpol PP. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Banjarmasin kian menguatirkan.

Terbaru, paparan virus asal Wuhan itu sudah sampai ke lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Penyelisikan media ini, ditemukan tiga pegawai positif Covid-19. Dua di antaranya berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Satpol PP dan Dishub Banjarmasin.

Dengan begitu, kini ketiganya termasuk dari 468 pasien terpapar Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri.

“Dua petugas Satpol PP dan satu anggota Dishub,” ujar Ichwan Noor Chalik pimpinan dari kedua Instansi ini.

Dilaporkan, petugas Satpol PP memiliki total 200 personil. Sedangkan Dishub lebih sedikit dari jumlah itu.

Karenanya, Ichwan segera mengusulkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat supaya me-rapid tes seluruh anggotanya.

Namun hingga saat ini, usulan tersebut disebut belum mendapat respons Dinkes Banjarmasin.

“Ya kita langsung melapor kepada pak Wali, karena kalau masih belum di-rapid, kita jangan turun lagi ke lapangan,” tegasnya.

Tambah 103 Kasus, Semua Kelurahan di Banjarmasin Kini Zona Merah!

Ichwan tak menampik seringnya mereka turun ke lapangan untuk berjaga di posko pembatasan sosial berskala besar kemarin membuat mereka rentan terpapar Covid-19.

Pantauan apahabar.com sebelumnya, di sana satu per satu kartu tanda penduduk (KTP) mereka periksa.

Sayangnya tugas itu dilakukan tanpa dukungan alat pelindung diri yang memadai terkecuali masker.

Tak cuma itu, aparat dari Satpol PP dan Dishub termasuk yang paling razin turun ke pasar tradisional untuk memberikan imbauan.

Ichwan tak menampik selama bekerja anggotanya tak dibekali alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan karena keterbatasan anggaran.

“Tidak dilengkapi APD, bahkan anggaran kami dipotong untuk penanganan Covid-19,” ucapnya.

Jumlah pengidap Covid-19 di Banjarmasin kembali melonjak drastis.

Hingga kemarin (4/6) muncul 103 kasus baru. Jika ditotal, 580 kasus Covid-19 sudah bertebaran di penjuru ibu kota Kalimantan Selatan itu.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 144 kasus dengan 432 orang dalam pemantauan (ODP).

Praktis, lonjakan drastis ini membuat semua atau 52 kelurahan di Kota Seribu Sungai masuk zona merah.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Awali 2020, Gerbong Mutasi Setda HST Bergeser
apahabar.com

Kalsel

Heboh, Penjual Sayur Ditemukan Tewas dengan Beton di Kepala
Vaksin

Kalsel

Pendistribusian Vaksin Covid-19 di Tanbu Menunggu Provinsi
Berikan Layanan Prima, Kapolresta Banjarmasin Komando Polwan Patroli

Kalsel

Berikan Layanan Prima, Kapolresta Banjarmasin Komando Polwan Patroli 
apahabar.com

Kalsel

Tak Perlu Bawa Uang Tunai, Bayar Pajak Tinggal Gesek

Kalsel

Ironi, Ketika Keindahan Gunung Hauk Balangan Ternodai Sampah
apahabar.com

Kalsel

Driver Kalsel Resah, Bomber Medan Gunakan Atribut Ojol
apahabar.com

Kalsel

Menjaga Wilayah Maritim Kotabaru Dari Ancaman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com