Agar Koalisi Penanggulangan AIDS Banjarmasin Tak Lagi Mati Suri Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin 

Komentari Sultan Hamid II, Hendropriyono Dipolisikan

- Apahabar.com     Selasa, 16 Juni 2020 - 15:46 WITA

Komentari Sultan Hamid II, Hendropriyono Dipolisikan

Pangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat, Syarif Mahmud (tengah berbaju putih) melaporkan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono terkait videonya yang menyebut Sultan Hamid II sebagai penghianat bangsa, Sabtu (13/6). Foto-Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono dilaporkan Kesultanan Pontianak ke Polda Kalimantan Barat terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Sultan Hamid II.

Pengaduan itu berkaitan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Hendro, yang merupakan mertua dari Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa, soal peluang gelar pahlawan kepada Sultan Hamid II dalam sebuah video. Laporan pengaduan itu teregister nomor STTP/294/VI/2020/Ditreskrimsus.

“Benar, Polda Kalbar telah menerima laporan pengaduan dari pihak Kesultanan Pontianak, Syarif Mahmud Alkadrie Pangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak,” kata Kepala Bidang Humas Pola Kalbar Komisaris Besar Donny Charles Go, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (16/6).

Dalam surat tanda terima pengaduan laporan terhadap Hendropriyono itu berkaitan dengan pernyataannya yang mengatakan bahwa Sultan Hamid II sebagai seorang pengkhianat bangsa.

Pernyataan Hendropriyono itu terekam dalam sebuah video berdurai 6 menit 13 detik. Video itu diketahui turut diunggah di akun Youtube bernama Agama Akal TV dengan judul ‘Pengkhianat, Kok Mau Diangkat Jadi Pahlawan?’

Dalam video itu, Hendropiyono menjawab beberapa pertanyaan. Mulai dari tanggapan mengenai wacana pemberian gelar pahlawan nasional untuk Sultan Hamid II hingga siapa sebenarnya Sultan Hamid II.

“Kalau saya tidak berlebihan mengingatkan sejarah atau latar belakang Sultan Hamid II Al Qadrie ini, dia adalah penghianat bangsa Indonesia,” kata Hendropiyono dalam video tersebut.

Disampaikan Donny, pengaduan itu saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar.

“Sampai saat ini kita masih memeriksa satu orang saksi, untuk barang bukti belum ada yang kita amankan,” ucap Donny.

Sejauh ini belum ada pernyataan kembali dari Hendropriyono terkait video tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, sebelumnya Hendropriyono dilaporkan oleh Pangeran Sri Negara Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat, Syarif Mahmud, ke Polda Kalbar, Sabtu (13/6) malam.

“Saya mewakili keluarga besar Sultan Hamid II melaporkan Hendropriyono atas pernyataannya yang menyebut Sultan Hamid II seorang pengkhianat bangsa,” kata Mahmud, Minggu (14/6) siang.(Cnn/Kps)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Dini Hari, Pria Bawa Sajam Mengamuk di Banjarmasin Barat

Tak Berkategori

Sah, PN Banjarbaru Putuskan Dokter Cabul di Banjarbaru Dihukum 6 Tahun dan Denda 100 Juta
apahabar.com

Tak Berkategori

1 April Jembatan Alalak Ditutup, Dishub Siapkan Sarana Penyeberangan
Chicco Jerikho

Tak Berkategori

Lagi, Aktris Chicco Jerikho Terkonfirmasi Positif Covid-19
Perampok

Tak Berkategori

Kronologi Penangkapan Perampok Ngaku Dikuasai Setan di Balikpapan
Rampok

Tak Berkategori

Gasak Baja Pertamina Senilai Rp 90 Juta, 2 Remaja Tabalong Kesandung Curat
Salah satu siswa tingkat dasar di HST diberi dosis sinovac, Kamis (20/1).Foto: apahabar.com/Lazuardi.

Tak Berkategori

Ludes, 1000 Dosis Vaksin Sinovac Disuntik ke Anak HST
Malaysia

Tak Berkategori

Usai Putuskan Hubungan Diplomatik, Diplomat Korut Diusir dari Malaysia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com