Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya

Kominfo Pastikan Data Aplikasi PeduliLindungi Tidak Bocor

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 21:24 WIB

Kominfo Pastikan Data Aplikasi PeduliLindungi Tidak Bocor

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), RI Johnny G Plate. Foto-Kementerian Kominfo RI via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan tidak ada data yang bocor dari aplikasi PeduliLindungi, menyusul informasi mengenai dugaan data Covid-19 diretas dan dijual di situs gelap.

“Setelah dilakukan asesmen dan evaluasi keamanan secara menyeluruh, PeduliLindungi aman dan tidak ada kebocoran data,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, Minggu (21/6).

Johnny mengatakan, hasil pemeriksaan tersebut tidak untuk dipublikasikan.

Kementerian Kominfo melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara untuk menelusuri dugaan kebocoran data Covid-19 Indonesia. BSSN, seperti dinyatakan Menteri Johnny, juga menyatakan tidak ada data yang bocor.

“Keamanan data Covid-19 akan terus dijaga dan keamanan sistem juga terus ditingkatkan,” kata Johnny.

Kominfo mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan unethical hacking, meretas untuk mencuri data misalnya, karena merupakan pelanggaran hukum, baik di Indonesia maupun negara lainnya.

Menteri Johnny yakin jika kepolisian tidak akan mentoleransi kejahatan di ruang siber.

Sebelumnya, peretas menjual data Covid-19 Indonesia di situs pasar gelap RaidForums, dan mengaku mengantongi sejumlah data sensitif dari pasien Covid-19 di Indonesia.

Lewat fitur spoiler di situs tersebut, data yang diambil antara lain berupa nama, alamat tinggal, tanggal pelaporan, jenis kelamin, status pasien hingga riwayat keluhan penyakit.

Peretas mengklaim data tersebut diambil saat pembobolan pada 20 Mei lalu, berjumlah 230.000 data dalam format MySQL.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

5 Kebiasaan Ini Berisiko Kena Kanker, No 4 Gak Disangka
apahabar.com

Gaya

Paliat Kuliner Khas Tabalong, Bikin Lidah Menggeliat
apahabar.com

Gaya

Hindari Mengumbar Informasi, Cara Aman Berselancar di Medsos
Jangan Salah, Begini Cara Pasang Masker

Gaya

Jangan Salah, Begini Cara Pasang Masker  
apahabar.com

Gaya

Potensi Bisnis 5G, Pelanggannya Diprediksi 190 Juta Akhir 2020
apahabar.com

Gaya

Instagram Akan Peringatkan Pengguna Soal Unggahan Menyinggung
apahabar.com

Gaya

Jangan Gunakan Neck Gaiter untuk Gantikan Masker
apahabar.com

Gaya

Tanpa Disentuh, Teknik Cuci Mobil Ini Cuma Butuh Waktu 20 Menit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com