Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Korban Tenggelam di Danau Eks Tambang Kabupaten Banjar Ditemukan Mengapung

- Apahabar.com Minggu, 14 Juni 2020 - 17:19 WIB

Korban Tenggelam di Danau Eks Tambang Kabupaten Banjar Ditemukan Mengapung

Tim gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di lobang eks tambang milik PT. Madhani Talatah Nusantara, di Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Minggu (14/6). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Korban tenggelam di danau bekas galian tambang di Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar akhirnya ditemukan, Minggu (14/6) sekitar pukul 10.00 Wita.

Pencarian tim gabungan dari BPBD Kabupaten Banjar, Damkar, PMI, EBR, Basarnas Banjarmasin, bahkan relawan dari Kabupaten Tapin, akhirnya membuahkan hasil.

Korban yang diketahui bernama Kasyful Anwar atau kerap disapa Paman Apul itu menghilang sejak Jumat (12/6) siang.

Camat Kecamatan Sungai Pinang, Soeharto kepada apahabar.com menjelaskan, korban mengapung dengan sendirinya ke permukaan air danau.

“Korban ditemukan sesudah timbul sendirinya sekitar jam sepuluhan pagi tadi, kemudian langsung dievakuasi petugas,” ujar Soeharto.

Camat juga memastikan bahwa korban adalah warganya di Desa Pakutik, Kecamatan Sungai Pianang, bukan warga Kabupaten Tapin seperti diwartawakan sebelumnya.

Ia menjelaskan, Desa Pakutik bersebelahan dengan Dengan Desa Rantau Nangka. “Korban warga kami di Desa Pakuti. Memang di sana ada jalur yang menghubungkan ke Kecamatan Hatungun, Tapin,” ucapnya.

Camat berkemungkinan, korban tergelincir dari tebing danau hingga kecebur saat memancing ikan.

“Korban dengan teman-teman mancingnya tidak berdekatan saat memancing. Setelah lama, mungkin temannya teringat korban, kemudian didatangi ternyata tidak ada lagi, hanya tinggal Hp korban,” tutur Camat Soeharto.

Ia memperkirakan dalamnya danau eks tambang milik PT. Madhani Talatah Nusantara itu capai ratusan meter, sehingga cukup berisiko jika diselami.

apahabar.com

Pencarian korban tenggelam jadi tontonan masyarakat. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertajam Gerakan di Lapangan, Pemprov Kalsel Terjunkan Puluhan Petugas Protokol di Pasar Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Narapidana Lapas Banjarbaru Belum Pasti Mencoblos Saat Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

2019, Fokus PPPA Tekan Angka Pernikahan Dini
apahabar.com

Kalsel

Kini, Hampir 4 Ribu Kasus Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ramai-Ramai Pertanyakan Penetapan Geopark Meratus
apahabar.com

Kalsel

Lebaran, Pemeriksaan di Pos PSBB Kertak Hanyar Tak Mengendur
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pandemi, Petambak Binaan Lanal Kotabaru Sukses Panen Kepiting
apahabar.com

Kalsel

Doa Ibu Menyertai Riduan, Kabul Hajat Sampai ke Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com