3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Listrik Naik, Cuncung Suarakan Keluhan Masyarakat Kalsel ke Dirut PLN

- Apahabar.com Selasa, 9 Juni 2020 - 13:53 WIB

Listrik Naik, Cuncung Suarakan Keluhan Masyarakat Kalsel ke Dirut PLN

Anggota DPR RI Syafruddin H Maming. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi VII DPR RI Syafruddin H Maming mengaspirasikan keluhan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait kenaikan tarif listrik selama pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Cuncung, sapaan legislator asal Dapil Kalsel II ini langsung mengontak Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini.

Kepadanya, Zulkifli mengakui tidak menurunkan petugas pencatat KWh meter selama Pandemi Covid-19. Tercatat mulai Maret 2020 kemarin.

“Semua dikarenakan adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kita tidak boleh ke lapangan terlebih dahulu karena membahayakan pelanggan maupun petugas sendiri,” ucap Syafruddin H Maming mengutip pernyataan Zulfikli via seluler.

Sehingga untuk tagihan di Maret, PLN menggunakan hasil pengukuran KWh meter tiga bulan ke bekalang. Yakni Januari, Februari, dan Maret. Selanjutnya dibagi tiga.

Begitu pula untuk pembayaran di April. Yang masih menggunakan sistem hitungan tiga bulan sebelumnya.

“Jadi PLN mulai menurunkan petugas pencatat KWh meter pada April, meskipun hanya sekitar 40 persen. Mengingat masih dalam masa transisi,” ujar Cuncung, masih dari hasil pembicaraan dengan Dirut PLN.

Walhasil, hanya sebagian pelanggan yang mengalami kenaikan tarif listrik pada Mei. Di bulan ini, pihaknya menurunkan 100 persen pencatat KWh meter.

“Dan, ditagih pada Juni sehingga sudah tercatat semua,” bebernya.

Untuk pelanggan yang mengalami kenaikan di atas 20 persen, ia memperbolehkan untuk mengangsur selisih tagihan tersebut.

“Kita mencoba memahami permasalahan pelanggan,” jelasnya.

Sementara itu, Cuncung menyarankan agar informasi tersebut disebarluaskan kepada publik melalui media massa agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Sehingga masyarakat tidak bingung,” pungkas Cuncung.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Sigap Antisipasi Covid-19
apahabar.com

Nasional

China Minta AS Jangan Berlebihan Menyikapi Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Kontroversi Perubahan Seragam Satpam yang Mirip Polisi, KontraS Angkat Bicara

Nasional

Dufi Eks Jurnalis yang Ditemukan Dalam Drum Dimakamkan
apahabar.com

Nasional

Tak Percaya Survei, BPN Optimis Prabowo-Sandiaga Unggul
apahabar.com

Nasional

Kabar Gembira, Indonesia Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Tahun Depan
apahabar.com

Nasional

Ramai-Ramai Tolak Revisi Aturan Perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar

Nasional

HUT ke-70 Ikatan Dokter Indonesia, Simak Pesan MKKI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com