BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Maju Mundur Guru Khalil di Pilkada Banjar 2020

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 17:40 WIB

Maju Mundur Guru Khalil di Pilkada Banjar 2020

Baliho Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Banjar, Guru Khalil dan Said Abdullah sudah terpasang di sejumlah sudut jalan di Martapura. Foto-apahabar.com/hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Bupati Banjar, KH Khalilurrahman atau Guru Khalil kembali menyatakan mundur dari bursa Pilkada serentak 2020.

Padahal, sejumlah baliho Guru Khalil berpasangan dengan Said Abdullah Alkaf sudah banyak terpasang di lokasi-lokasi strategis sejak 2 pekan lalu.

Mundurnya sang incumbent ini langsung ia sampaikan dalam kesempatan rapat Koordinasi bersama SKPD Pemkab Banjar, Senin (22/6). “Saya memutuskan untuk batal mengikuti Pilkada 2020 di Kabupaten Banjar,” ujar Bupati Banjar.

Guru Khalil sendiri tidak menjelaskan lebih lanjut musabab ia membatalkan maju di Pilkada Banjar 2020.

Namun, Kadiskominfo Kabupaten Banjar HM Aidil Basith mengungkapkan, keputusan Bupati Banjar mundur karena masukan dari keluarga dan mempertimbangkan usia.

“Hari ini pak Bupati menyampaikan secara resmi dirapat mingguan SKPD, bahwa beliau batal mencalonkan diri sebagai calon bupati. Karena alasan keluarga dan usia,” jelas Basith.

Mundur maju mundur Guru Khalil ini cukup menjadi perhatian publik dan media massa. Sebelumnya, 12 Agustus 2019, ia menyatakan dengan tegas tidak akan maju di Pilkada 2020.

“Saya tidak bersedia lagi mencalonkan diri jadi Bupati Banjar periode mendatang. Jadi silahkan siapa pun boleh mencalonkan diri,” ungkapnya, Senin (12/8/2019) sore, usai Rapat Paripurna di DPRD Banjar.

Saat itu disebut-sebut alasan enggannya Guru Klahil maju karena faktor usia dan kesehatan yang mulai menurun, sehingga pihak keluarga tidak mendukung kembali maju.

Berselang 5 bulan, Guru Khalil secara mengejutkan merevisi pernyataannya dahulu, untuk maju di Pilkada 2020.

“Banyak permintaan masyarakat. Terutama di desa dan kecamatan agar kembali maju. Maka saya mempertimbangkan itu,” kata Guru Khalil, usai rapat paripurna DPRD Banjar, Senin (20/1/2020).

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

KPU Kalsel Tunggu Kebijakan Iklan Kampanye Media Online
apahabar.com

Politik

PKS: Presiden Baru Bekerja, Tak Adil Jika Dievaluasi Sekarang
apahabar.com

Kalteng

Jadi Penantang, Tandem Ben Brahim Optimis Menangi Pilkada Kalteng
apahabar.com

Politik

Pilkada Tanah Bumbu 2020, Ketua Adat Bugis Ajak Masyarakat Jeli Memilih Pemimpin
apahabar.com

Politik

Pesimis Lolos Senayan, Rusian: Target Demokrat Finish Lima Besar
apahabar.com

Politik

KPU Nyatakan Berkas Bupati Ansharuddin Komplit, ANIS Siap Menangi Pilbup Balangan 2020
apahabar.com

Politik

Analis: Visi dan Misi Pasangan Calon Belum Sentuh Akar Persoalan
apahabar.com

Politik

Elemen Masyarakat Banjarbaru Kompak Tolak Aksi Anarkis di Pilkada Serentak 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com