ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Pemkab Batola

Senin, 29 Juni 2020 - 19:54 WIB

Maklumat Dicabut, Polres Batola Tetap Kawal Protokol Kesehatan

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, bersilaturahmi dengan Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Senin (29/6). Foto-Humas Polres Batola

Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, bersilaturahmi dengan Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Senin (29/6). Foto-Humas Polres Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun Kapolri sudah mencabut maklumat tentang larangan berkerumun selama pandemi Covid-19, Polres Barito Kuala tetap mengawal pelaksanaan protokol kesehatan.

Maklumat tersebut diterbitkan 19 Maret 2020 yang antara lain berisi larangan mengadakan kegiatan sosial, termasuk tindakan untuk mengatasi perbuatan menentang.

Lantas dalam upaya mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru, maklumat itu kemudian dicabut per 25 Juni 2020.

Kendati larangan mengadakan kegiatan sosial sudah dicabut, bukan berarti masyarakat harus melupakan beberapa kebiasaan selama pemberlakukan maklumat.

“Memang maklumat sudah dicabut. Namun kami tetap melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19,” tegas Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, Senin (29/6).

“Hal yang paling utama pasca pencabutan maklumat adalah menjaga kesadaran penerapan protokol kesehatan di masyarakat,” sambungnya.

Selama maklumat Kapolri berlaku, Batola sendiri dua kali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dilanjutkan Pembatasan Sosial Skala Desa/Kelurahan (PS2DK).

“Kami mendukung penerapan konsep tersebut di Batola, terutama pemberdayaan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan melalui Kampung Tangguh,” beber Arif.

“Tentu penerapan protokol ini pelan-pelan dilakukan, karena belum semua masyarakat menerima. Namun sekalipun beralasan sesak napas memakai masker, tetap saja masyarakat harus dibiasakan,” tandasnya.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Selalu Jaga Suami, Pesan Bupati Batola Dalam HUT DWP
apahabar.com

Pemkab Batola

Tak Cuma Juara, Sasirangan Batola Juga Berdesain Limited Edition
apahabar.com

Pemkab Batola

Menjelang SKD CPNS, Ini Pesan Bapegdiklat Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Bupati Batola Terima Penghargaan WTP
apahabar.com

Pemkab Batola

Usai Senam Bersama, Bupati Batola Tendang Bola Futsal
apahabar.com

Pemkab Batola

Meski Agak Rumit, Suparyono Siap Mengurus Izin Pangkalan
apahabar.com

Pemkab Batola

Relaksasi PSSB, Destinasi Wisata di Batola Masih Ditutup
apahabar.com

Pemkab Batola

DPRD Batola Rampungkan Dua Raperda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com