Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan

- Apahabar.com Minggu, 7 Juni 2020 - 20:22 WIB

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan

Ilustrasi kota Kuala Lumpur, Malaysia. Foto-Net

apahabar.com, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mengumumkan akan mengakhiri perintah kawalan pergerakan bersyarat (PKPB) dalam rangka membendung pandemi Covid-19 pada 9 Juni 2020 setelah diberlakukan mulai 4 Mei 2020.

“Pada petang ini saya akan mengumumkan satu berita yang agak melegakan kepada anda semua. PKPB yang akan berakhir pada 9 Juni 2020 akan digantikan dengan Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan atau PKPP yang akan dimulai pada 10 Juni 2020 hingga 31 Agustus 2020,” ujar Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin di Putrajaya, Minggu (7/6).

Dalam tempo PKPP ini, ujar dia, lebih banyak kelonggaran diberikan kepada warga untuk menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari di samping mematuhi SOP secara terus-menerus.

Dia mengatakan mulai 10 Juni 2020 perjalanan antarprovinsi akan diperbolehkan kecuali di kawasan yang termasuk Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan atau PKPD.

“Jadi bagi mereka yang ingin menziarahi ibu-bapak yang tinggal berjauhan di negeri lain bolehlah berbuat demikian. Cuma nasehat saya senantiasalah jaga kebersihan diri, pakai masker apabila berada di tempat umum dan mengelakkan tempat yang sesak saat pulang ke kampung,” katanya.

Dalam tempo PKPP ini juga, ujar dia, hampir semua aktivitas sosial, pendidikan, keagamaan, perniagaan, sektor ekonomi dan sebagainya akan beroperasi seperti semula secara bertahap dengan pematuhan sepenuhnya kepada SOP.

“Seperti yang telah diumumkan oleh Menteri Kanan Pertahanan, layanan gunting rambut dan salon akan diperbolehkan. Pasar terbuka, pasar pagi, pasar malam, kantin, food court, food truck dan gerai makan juga akan diperbolehkan,” katanya.

Selain itu, aktivitas komersial yang melibatkan tata niaga jual beli dan pemasaran bukan dalam gedung juga diizinkan beroperasi. Hal itu termasuk dalam daftar yang diperbolehkan adalah kunjungan ke museum, laundry, aktivitas kolam pancing dan syuting film.

“Dalam kategori olah raga beberapa jenis olah raga dan rekreasi akan dibuka kembali dengan pematuhan kepada SOP. Ini termasuk aktivitas olah raga yang tidak melibatkan sentuhan badan seperti bowling, badminton, memanah, menembak dan lain-lain. Aktivitas di luar seperti sepeda dan konvoi sepeda juga dibenarkan,” katanya.

Kegiatan yang masih dilarang adalah pertandingan olah raga atau permainan yang melibatkan banyak penonton seperti di stadion, olah raga renang dan kolam renang umum dan olah raga bersentuhan seperti ragbi, gusti, tinju, sepak bola, bola keranjang, dan hoki.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

57 Warganya Tewas, Kanada Peringatkan Iran
apahabar.com

Internasional

Kasus Covid-19 Meningkat, China Kembali Larang Kedatangan Warga Asing dari Sejumlah Negara
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres Amerika Serikat 2020, Trump Ingin Perhitungan Suara Dihentikan, Tuding Ada Indikasi Kecurangan!
apahabar.com

Internasional

Film Dokumenter Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi Tayang di Zurich
apahabar.com

Internasional

10 Ribu Orang Turun ke Jalan Tuntut Kebebasan Pers
apahabar.com

Internasional

Sekjen PBB Serukan Vaksin Covid-19 Harus Jadi Milik Bersama
Vaksin Covid-19

Internasional

Jubir Kremlin: Putin Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Milik Rusia Sendiri
Dunia Bayi

Internasional

UNICEF Sebut 371 Ribu Bayi di Dunia Lahir 1 Januari 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com