Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Sport

Kamis, 25 Juni 2020 - 21:22 WIB

Manajemen Borneo FC Renegosiasi Kontrak dengan Pemain

Uploader - Apahabar.com

Duel Borneo FC saat menghadapi tuan rumah Persija, sebelum Liga 1 dihentikan akibat pandemi Covid-19. Foto-Antara

Duel Borneo FC saat menghadapi tuan rumah Persija, sebelum Liga 1 dihentikan akibat pandemi Covid-19. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Jelang kompetisi Liga 1 dilanjutkan, manajemen Borneo FC segera melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain.

Menyusul bakal diterbitkannya surat keputusan (SK) oleh PSSI perihal teknis kelanjutan liga.

“Borneo juga sedang berbicara dengan pemain soal kondisi ini, pemain juga mengerti. Insya Allah ada win-win solution,” ujar manajer Borneo FC Farid Abubakar, Kamis.

Renegosiasi kontrak ini merupakan keputusan dari hasil mediasi PSSI dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI).

Baca juga :  Pindah Haluan, Kiper Ini Tekuni MMA

PSSI sedang menggodok SK tersebut. Jika sudah selesai, SK akan dibawa ke Exco untuk disetujui agar selanjutnya bisa disebarkan kepada operator PT Liga Indonesia Baru (LIB), klub-klub peserta kompetisi, Asosiasi Provinsi, APPI dan APSSI.

Farid mengatakan renegosiasi kontrak itu menjadi salah satu solusi yang bisa membuat klub lepas dari permasalahan finansial, imbas dari dihentikannya kompetisi akibat pandemi Covid-19.

“Renegosiasi bisa jadi salah satu solusi dalam kelanjutan liga, dan PSSI juga sudah berkomunikasi dengan pemain yang diwakili APPI. Insya Allah ada solusi terbaik untuk semua, klub, pemain, dan pelatih juga,” kata dia.

Baca juga :  Bima Sakti Bicara TC Perdana Timnas U-16, Ada yang Beda

Sebelumnya ketika kompetisi mulai ditangguhkan, PSSI memberikan keringanan kepada klub-klub untuk membayarkan gaji sebesar 25 persennya saja dari nilai kontrak.

Meski hanya membayar 25 persen, banyak klub yang masih kesulitan karena pihak sponsor juga sama-sama terdampak virus berbahaya tersebut.

Di satu sisi, klub juga banyak mengandalkan pemasukan dari tiket, maka ketika kompetisi ditangguhkan pendapatan juga tersendat.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Sudah Pulih, Bayu Pradana Disiapkan Yunan Hadapi Persela
apahabar.com

Sport

Terlempar ke Liga 2, Pelatih Kalteng Putra Sebut Penyebabnya
apahabar.com

Sport

Jamu Persipura U20 Sore Ini, Barito Incar Tiket Semifinal
apahabar.com

Sport

120 Atlet Tanbu Siap Berlaga di Popda Kalsel 2019
apahabar.com

Sport

Juventus Keok dengan Klub yang Total Gaji Seluruh Pemainnya Dikalahkan Seorang Ronaldo
apahabar.com

Sport

Kembali ke Lyon, Karim Benzema: Kenapa Tidak?
apahabar.com

Sport

Dua Pemain Barito Junior Dipanggil Timnas
apahabar.com

Sport

Pandemi Covid-19, Rossi Sulit Tentukan Masa Depannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com