Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas

Masuk Sekolah di Tengah Pandemi, HMR: Idealnya Ajaran Baru 2021

- Apahabar.com Selasa, 16 Juni 2020 - 17:28 WIB

Masuk Sekolah di Tengah Pandemi, HMR: Idealnya Ajaran Baru 2021

Anggota DPR RI, H Muhammad Nur. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi X DPR RI H Muhammad Nur memberikan usulannya terkait wacana kenormalan baru pada dunia pendidikan. Ia melihat sekolah lebih ideal dibuka 2021.

Menurut HMR akrab dia disapa, sekarang masih sangat riskan membuka sekolah di tengah masih menanjaknya angka kasus positif virus corona atau covid 19.

“Jangan berjudi dengan keselamatan anak didik, karena mereka adalah aset bangsa. Mereka adalah harapan dan tumpuan negara di masa akan datang,” ucapnya kepada media ini, Selasa (16/6).

Wakil Ketua Gerindra Kalsel ini mengatakan proses belajar mengajar bukan hanya formal mengejar ilmu pengetahuan saja, akan tetapi juga interaksi sosial kepada sesama anak didik yang mana itu sulit didapat dari metode belajar jarak jauh.

Maka itu, HMR menyebut perlu ada kematangan persiapan untuk membuka lagi sekolah untuk ajaran baru. Karena ia menilai idealnya pendidikan di Indonesia adalah saling bertatap muka secara langsung dengan guru dan kawan, namun harus mematangkan semua kesiapan dalam menyambut kenormalan baru di dunia pendidikan.

“Kalau pandemi ini kita lihat terus melonjak tanpa ada kepastian hingga akhir Desember 2020, maka metode belajar dengan jarak jauh menjadi pilihan terakhir. Namun, idealnya sekolah kembali dibuka adalah di Januari 2021, bukan dalam waktu sekarang,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengusulkan, sebagai mitra antara Komisi X dan Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) pada masa saat ini hendaknya pemerintah memberikan edukasi dan sosialisasi berkaitan protokol covid-19 kepada seluruh pelaku pendidikan.

“Upaya itu agar ketika sekolah kembali dibuka, semua sudah memahami dan mengerti melaksanakannya. Mereka lebih dulu diberikan bimbingan teknis terkait protokol itu,” kata HMR.

Selain itu, HMR juga mengusulkan agar pemerintah menyiapkan kurikulum yang tepat kepada anak didik pada masa kenormalan baru. Jangan sampai membebani anak didik, guru bahkan orang tua dalam menjalankan proses belajar mengajar.

“Ada baiknya dipikirkan membuat kurikulum yang tepat agar bisa diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. Selain kurikulum dan teknis protokol tadi, pemerintah juga punya waktu untuk menyiapkan pemerataan jaringan internet ke seluruh Indonesia apabila metode belajar jarak jauh tetap menjadi pilihan,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dilarang Demo Omnibus Law, Mahasiswa Banjarmasin: Kami Tetap Bergerak!
apahabar.com

Kalsel

97 Pengendara di Banjarmasin Kena Tilang
apahabar.com

Kalsel

Unsur Pimpinan DPRD Kalsel Segera Disumpah, Begini Penjelasan Sekwan
apahabar.com

Kalsel

Semaraknya Malam Takbiran di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Petani Melapor Kekeringan, Ini Respon Dinas Pertanian Balangan    
apahabar.com

Kalsel

Dua Bocah TK Banjarbaru Tenggelam di Lubang Bekas Galian, Polisi: Musibah
apahabar.com

Kalsel

Berdalih Ekonomi, Pasutri di Banjarmasin Nekad Bisnis Sabu
Polresta Banjarmasin Setop Jam Besuk Tahanan

Kalsel

Polresta Banjarmasin Setop Jam Besuk Tahanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com