3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Masyarakat Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik Sepihak, Cuncung Tuding PLN Kurang Transparan!

- Apahabar.com Minggu, 7 Juni 2020 - 18:21 WIB

Masyarakat Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik Sepihak, Cuncung Tuding PLN Kurang Transparan!

Syafruddin H. Maming. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Belakangan, masyarakat ramai mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak. Masyarakat memperkirakan ada kenaikan tarif listrik secara diam-diam atau subsidi silang yang diterapkan untuk pengguna daya 450 VA dan 900 VA.

Terkait peristiwa itu, anggota Komisi VII DPR RI, Syafruddin H Maming angkat bicara.

Menurut Cuncung, sapaan akrab Syafruddin H Maming, PT PLN (Persero) jangan semena-mena menaikkan tarif listrik secara sepihak.

“Di satu sisi menggratiskan untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA, namun di sisi lain malah menaikan tarif pelanggan lain,” ucap Cuncung kepada apahabar.com, Minggu (7/6) sore.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, kata dia, maka sama artinya membodohi masyarakat. Mengingat tak semua masyarakat mampu untuk membayar.

“Akibat dari kebijakan sepihak tersebut, maka pemerintah pusat yang dipersalahkan. Di sini PLN sudah menaikan listrik secara semena-mena,” tegas Cuncung.

Cuncung berjanji akan menyampaikan permasalahan ini dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama PT PLN (Persero) sebagai mitra Komisi VII DPR RI.

Cuncung mendesak PLN pada masing-masing tingkatan, dari pusat, provinsi, hingga kabupaten atau kota memberikan klarifikasi terkait permasalahan tersebut sehingga tidak ada informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.

“Saat ribut seperti ini, PLN harus cepat tanggap dan menjelaskan langsung kepada masyarakat di media massa. Jangan sampai simpang siur,” pungkasnya.
Sebelumnya, merespons keluhan-keluhan itu, PT PLN (Persero) angkat suara.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril memastikan seluruh anggapan itu tidak benar.

PLN tidak pernah menaikkan tarif listrik karena bukan kewenangan BUMN.

“Pada intinya PLN itu tidak melakukan kenaikan tarif karena tarif itu adalah domain pemerintah. Kan sudah ada UU yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian ESDM. Jadi PLN tidak akan berani karena itu melanggar UU dan melanggar peraturan dan bisa dipidana bila menaikkan tarif,” ujar Bob dalam konferensi pers bertajuk

‘Tagihan Rekening Listrik Pascabayar’ seperti dikutip dari detik.com.

Bob menegaskan kenaikan tagihan listrik pelanggan terjadi karena adanya kenaikan pemakaian dari pelanggan itu sendiri.

“Kenaikan tarif ini murni disebabkan oleh kenaikan pemakaian dan kenaikan pemakaian ini murni disebabkan oleh banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah dibandingkan kegiatan sebelumnya pada era normal. Mungkin kita akan lihat juga bagaimana dengan new normal nantinya apakah juga mengalami kenaikan,” tambahnya.

Ia juga membantah tuduhan adanya subsidi silang untuk pelanggan 450 VA maupun 900 VA. Sebab, terkait subsidi, hal itu bukan wewenang PLN.

“Terakhir, tidak ada cross subsidi (subsidi silang). Kami tidak ada subsidi karena subsidi itu kewenangan pemerintah. Sebenarnya subsidi itu adalah untuk rakyat yang tidak mampu dan PLN hanya menjadi medianya. Jadi subsidi itu–saya ulangi–bukan untuk PLN, tapi subsidi untuk rakyat, rakyat yang tidak mampu, yaitu apa, kalau di listrik didefinisikan untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang tidak mampu,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Minta Sulbar Bersiap sebagai Penyangga Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Demonstran dari 13 Ormas Pasang Keranda di Depan Gedung KPK
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Mekanisme Pilkada Tidak Berubah

Nasional

Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan!
apahabar.com

Nasional

JMSI Jambi Terbentuk, Doddi Irawan Plt Ketua
apahabar.com

Nasional

Greenpeace Bantah Klaim Tak Ada Kebakaran Hutan Selama 3 Tahun
apahabar.com

Nasional

Terkait Penghentian Umrah, Ma’ruf Amin: Pemerintah Sedang Negosiasi dengan Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Ingat, Mau Nikah Harus Kantongi Sertifikasi Siap Kawin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com