Happy Wedding! Plt Gubernur Kalsel Resmi Nikahi Pramugari KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat!

Mengupas Mitos Persalinan, Termasuk Soal Air Kelapa

- Apahabar.com Jumat, 19 Juni 2020 - 05:55 WIB

Mengupas Mitos Persalinan, Termasuk Soal Air Kelapa

Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Thinkstock

apahabar.com, JAKARTA – Sejak beberapa waktu lalu hingga memasuki masa normal baru (new normal), muncul informasi kurang tepat yang beredar di masyarakat terkait persalinan. Salah satunya mengenai air kelapa yang diklaim bisa mempermudah proses melahirkan.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Pondok Indah, Puri Indah, Eric Kasmara tidak habis pikir tentang mitos tersebut.

“Ibu minum kan (airnya) masuknya ke lambung bukan vagina. Gimana caranya kelapa bisa membuat lancar (persalinan),” ujarnya dalam webinar, Kamis (18/6).

Selain itu, ada anggapan wanita yang sudah melakukan persalinan secara C-Section tidak akan bisa melahirkan normal. Menurut Eric, jika persalinan anak pertama dilakukan secara bedah sesar, masih ada kemungkinan anak kedua dilakukan normal atau Vaginal Birth After Cesarean (VBAC).

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait hal itu antara lain, jarak persalinan 18 hingga 24 bulan, sayatan bedah sesar pada rahim sebelumnya transversal rendah (horizontal). Hal lainnya yaitu ibu belum melakukan operasi besar pada rahim misalnya miomektomi dan ketebalan segmen bawah rahim (SBR) di atas empat milimeter.

Selain menyoal persalinan bedah, ada juga informasi beredar yang menyebutkan kalau ibu hamil positif Covid-19, maka bayi pun akan tertular Covid-19. Saat ini belum ada bukti apakah virus penyebab Covid-19 bisa menular ke bayi dari ibu hamil, baik saat hamil ataupun persalinan.

“Penularan melalui droplet bukan melalui plasenta, jadi kalau sudah dilahirkan itu yang berpotensi menularkan,” ujar Eric.

Namun, untuk menghindari bayi terkena Covid-19, sebaiknya ibu menggunakan masker saat melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), selalu melakukan hand hygiene, memastikan tangan bersih sebelum memegang bayi, dan menghindari bayi dari kunjungan orang dewasa.

Anggapan salah lainnya yaitu persalinan di rumah sakit ibu dan anak lebih aman dibandingkan di rumah sakit umum. “Di rumah sakit umum juga kami juga melakukan pencegahan-pencegahan. Kami tidak ingin tenaga medis, pasien, dan pengunjung tertular,” ujar Eric.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Pemantau Jantung EKG Akan Hadir di Samsung Galaxy Watch Active2
apahabar.com

Gaya

Ada Cara Mudah Bikin Motor Awet dan Prima
apahabar.com

Gaya

Kenali Stroke dan Penanganan Sejak Dini
apahabar.com

Gaya

Wajah Jokowi dan Susi Pudjiastuti di New York Fashion Week 2020
apahabar.com

Gaya

Tips Google agar Terhindar dari Penipuan Online
apahabar.com

Gaya

Presenter Gracia Indri Pamer Kemesraan dengan Pria Bule, Siapa Dia?
Ternyata Ngiler Saat Tidur Itu Pertanda Baik

Gaya

Ternyata Ngiler Saat Tidur Itu Pertanda Baik

Gaya

Catat, Ini Waktu Terbaik Minum Air Putih Versi Dokter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com