Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Merampok dan Membunuh, Penggorok Remaja di Banjar Terancam Hukuman Mati!

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 20:27 WIB

Merampok dan Membunuh, Penggorok Remaja di Banjar Terancam Hukuman Mati!

Rendy Agus Wardana (masker merah), pelaku pembunuhan seorang remaja di Desa Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar dimunculkan di Polres Banjar sehari setelah diamankan di Samarinda, Rabu (10/6). Foto-apahabar.com/Ahmad

apahabar.com, MARTAPURA – Sepekan lebih diamankan polisi, hukuman berat kini menanti Rendy Agus Wardana (27).

Rendy, pemuda bersuara lembut itu nekat merampok sekaligus membunuh seorang remaja bernama Hasanudin (17), warga Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (7/6).

Rendy yang mencoba kabur diamankan di Samarinda, dua hari kemudian.

Sejauh penyidikan digulirkan, keterangan pelaku cenderung berubah-ubah.

Terakhir diwawancarai media ini, Rendy tega menghabisi nyawa anak di bawah umur itu karena kesal dikatai banci.

Kini, pengakuannya sudah tidak ganti-ganti lagi seperti sebelumnya.

“Tersangka berencana untuk melakukan aksinya kepada korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Rizky Fernandez kepada apahabar.com, Kamis (18/6).

“Tersangka ingin mengambil motor, tapi kalau korban bangun mau dihabisi,” sambungnya.

Rupanya, Rendy telah menyusun rencana untuk merampok korban sejak sepekan sebelumnya.

Hingga akhirnya, residivis kasus pembakaran pasar itu mengambil waktu menjelang pagi, atau sekitar pukul 05.30.

Saat itu, korban yang sudah tak memiliki ibu itu ditinggal oleh sang bapak pergi berjualan kerupuk.

Tahu korban hanya seorang diri di rumah, Rendy pun nyelonong masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.

“Dia tahu pintu belakang rumah tidak pernah dikunci,” jelas Rizky.

Berhasil masuk, Rendy langsung bergegas menuju ke dalam kamar korban untuk menggasak harta benda.

Setelah telepon genggam dan dompet korban, Rendy berupaya mengambil kunci motor yang terletak tak jauh dari tempat korban tidur.

Belum sempat mengambil, tiba-tiba korban terbangun. Sejurus kemudian, Rendy mengambil langkah cepat untuk mengalungi leher korban dengan pisau.

Ia menduduki tubuh korban yang dalam kondisi terlentang sembari menusukan pisau ke leher korban agar tak terjadi perlawanan.

“Pelaku menyayat leher korban hingga hampir putus,” ungkap Rizky.

Selesai menghabisi korban, Rendy mengambil sebuah baju yang tergantung di dapur, sembari membersihkan tangannya.

Sejurus itu, ia mengeluarkan motor korban berjenis Suzuki Satria F dari dalam rumah.

Sayangnya, kunci motor tersebut patah. Namun ia sempat membongkar rumahan kunci menggunakan obeng yang berada di rumah tersebut.

Berhasil membawa kabur motor, Rendy membuang barang bukti pisau ke sebuah tanah kosong yang ditumbuhi semak belukar setinggi orang dewas di Jalan Kebun Sawit, RT 001, Kota Banjarbaru.

Motor pun dijual hanya dengan harga Rp1,3 juta. Uang itu digunakan pelaku untuk melarikan diri ke Samarinda.

Rizky memastikan penyidiknya akan mengancam Rendy dengan Pasal 340 dan Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Ancaman hukuman bisa 20 tahun penjara, penjara seumur hidup, hingga hukuman mati.

“Ya, perampokan dan pembunuhan berencana,” jelas Rizky.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Bawa Sajam, Pemuda di Tabalong Rasakan Akibatnya
apahabar.com

Hukum

Diperiksa Polisi, Pacar Tersangka Pembuang Bayi di Satui Mengelak
apahabar.com

Hukum

Penghina Guru Sekumpul Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
apahabar.com

Hukum

Gegara Pil Setan, Residivis Pembunuhan di Banjar Kembali Dibui
apahabar.com

Hukum

Zul Zivilia Belum Dikunjungi Keluarga Selama di Rutan Polda Metro Jaya
apahabar.com

Hukum

Pengungkapan Sabu Berdarah di Alalak Selatan, Anggota Polda Kalsel Dibacok
apahabar.com

Hukum

Garang Saat Todongkan Senjata, Dua Pelaku Begal di Banjarmasin Timur Menangis Ketika Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Anggota Tubuh Rentan Bermaksiat, Apa Maksiatnya Kaki?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com