3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Motif Baru Pembunuhan Remaja di Martapura, Pelaku Kesal Dikatai Banci

- Apahabar.com Jumat, 12 Juni 2020 - 15:48 WIB

Motif Baru Pembunuhan Remaja di Martapura, Pelaku Kesal Dikatai Banci

Pelaku Rendy Agus Wardana (28) yang kini sudah diamankan di Mapolres Banjar mengaku kesal dengan perkataan korban. Foto-apahabar.com/Ahmad

apahabar.com, MARTAPURA – Ada motif baru pada kasus pembunuhan seorang remaja yang menggegerkan warga di Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (7/6) lalu.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Rizky Fernandez menyampaikan bahwa modus kejahatan yang dilakukan oleh Rendy Agus Wardana (28) dilatari dendam pribadi.

“Dari hasil interogasi kami tersangka ini melakukan aksinya dengan dasar dendam kepada korban,” ungkap Iptu Rizky Fernandez kepada apahabar.com.

Mengintip Kluster Sungai Bilu, Lurah Pun Karantina Mandiri

Pelaku, kata Rizky, suatu waktu pernah tersinggung dengan perkataan korban yang menyebut dirinya banci.

Dendam itu kemudian berbuntung panjang hingga pelaku nekat menghabisi korban.

Tak cuma menggorok leher korban, pelaku juga diketahui ikut menggasak barang-barang berharganya.

“Korban kemudian merencanakan pembunuhan terhadap dan melancarkan aksinya pada dini hari,” jelas Rizky.

Saat ditemui media ini, Rizky kembali menegaskan terkait pengakuan pelaku bahwa pembunuhan atas perintah kakak korban adalah tidak benar.

“Di hadapan kami, tersangka tidak ada menunjukkan bahwa kakak korban menyuruhnya melakukan aksi tersebut,” ucapnya.

Usai membunuh, Rendy melarikan diri ke Samarinda. Tiga hari dicari, Rendy diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar dan Satreskrim Polresta Samarinda.

Jejak pelariannya terendus dari penelusuran polisi ke orang-orang yang pernah disinggahi pelaku.

Di luar pelaku, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang dicuri dari korban. Antara lain, sepeda motor jenis Suzuki Satria F yang sudah dipindahtangankan ke penadah.

Nah, dari hasil penjualan motor itu, uang Rp1,3 juta digunakan tersangka untuk melarikan diri ke Samarinda.

“Korban melarikan diri ini tidak memiliki keluarga sama sekali di Samarinda, tersangka melarikan diri ke sana karena tempatnya jauh dan berharap untuk tidak terendus,” jelas perwira berpangkat dua balok itu.

Sebagian barang bukti lain yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban masih dalam pencarian polisi.

“Untuk barang bukti seperti baju dan juga linggis serta alat lainnya sudah kita temukan di Jalan Kelapa Sawit, Kemuning Banjarbaru setelah dibuangnya,” beber Rizky.

Sementara untuk senjata tajam jenis pisau yang digunakan Rendy menghabisi nyawa korban belum ditemukan.

“Untuk saat ini anggota kami di lapangan masih melakukan pencarian bersama dengan warga di sekitaran sana,” pungkasnya.

Atas aksi brutal pelaku terhadap korban Hasanudin (17), polisi bakal mengenakan Rendy dengan pasal berlapis. Yakni, 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan 365 tentang pencurian. Ancaman hukuman 20 tahun atau maksimal seumur hidup.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: AHC 15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Analisis Polisi Terkait Kecelakaan Beruntun di Gambut
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Lapas Banjarbaru Bebaskan Ratusan Tahanan
apahabar.com

Kalsel

Ketangkap Basah Bawa Sabu, 2 Pegawai Honor di Kotabaru Diringkus Polisi
apahabar.com

Kalsel

Rentan Longsor, Tambang Emas Kotabaru Pernah Tewaskan Puluhan Jiwa
apahbar.com

Kalsel

Dampak Pipa PDAM Bandarmasih Bocor, Distribusi Air Bersih Diprediksi Lancar Rabu
apahabar.com

Kalsel

Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Tala Meningkat
apahabar.com

Kalsel

RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Mulai Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Warning Bagi Badan Usaha yang Tak Patuhi Regulasi BPJS Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com