3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Naikan Tarif Listrik, Cuncung Tuding Penjelasan PLN Tak Berdasar!

- Apahabar.com Senin, 8 Juni 2020 - 15:18 WIB

Naikan Tarif Listrik, Cuncung Tuding Penjelasan PLN Tak Berdasar!

Anggota Komisi VII DPR RI, Syafruddin H Maming. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi VII DPR RI, Syafruddin H Maming kurang puas dengan penjelasan PT PLN (Persero) terkait penyebab kenaikan tarif listrik di Indonesia.

Cuncung, sapaan akrab Syafruddin H Maming, menilai PLN terlihat menyalahkan masyarakat tanpa memiliki landasan hukum yang kuat.

“Tak sepantasnya memberikan komentar seperti itu. Berikan penjelasan yang berdasar. Jangan hanya bersifat normatif,” ucap Cuncung kepada apahabar.com, Senin (8/6) pagi.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan mekanisme kenaikan tarif listrik sendiri harus melalui aturan atau regulasi.

Dalam hal ini Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI).

“Ya harus melalui persetujuan pemerintah. Jangan semena-mena seperti ini,” beber Cuncung.

Akibat keputusan sepihak itu, sambung dia, maka pemerintah pusat yang dipersalahkan masyarakat.

Ihwal problematika ini, Cuncung akan membawa ke dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama PLN sebagai mitra Komisi VII DPR RI.

Selain itu, ia mendesak PLN pada masing-masing tingkatan dari pusat, provinsi, hingga kabupaten atau kota memberikan penjelasan yang berdasar.

“PLN harus cepat tanggap dan menjelaskan langsung kepada masyarakat di media massa. Jangan sampai simpang siur,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, di mana sebelumnya masyarakat ramai mengeluhkan tagihan listrik yang kembali membengkak.

Masyarakat menduga ada kenaikan tarif listrik secara diam-diam atau subsidi silang yang diterapkan untuk pengguna daya 450 VA dan 900 VA.

Merespons keluhan itu, PLN pun angkat suara. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril memastikan seluruh anggapan itu tidak benar.

PLN tidak pernah menaikkan tarif listrik karena bukan kewenangan BUMN.

“Pada intinya PLN itu tidak melakukan kenaikan tarif karena tarif itu adalah domain pemerintah. Kan sudah ada UU yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian ESDM. Jadi PLN tidak akan berani karena itu melanggar UU dan melanggar peraturan dan bisa dipidana bila menaikkan tarif,” ujar Bob dalam konferensi pers bertajuk ‘Tagihan Rekening Listrik Pascabayar’ seperti dikutip dari detik.com.

Bob menegaskan kenaikan tagihan listrik pelanggan terjadi karena adanya kenaikan pemakaian dari pelanggan itu sendiri.

“Kenaikan tarif ini murni disebabkan oleh kenaikan pemakaian dan kenaikan pemakaian ini murni disebabkan oleh banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah dibandingkan kegiatan sebelumnya pada era normal. Mungkin kita akan lihat juga bagaimana dengan new normal nantinya apakah juga mengalami kenaikan,” tambahnya.

Ia juga membantah tuduhan adanya subsidi silang untuk pelanggan 450 VA maupun 900 VA. Sebab, terkait subsidi, hal itu bukan wewenang PLN.

“Terakhir, tidak ada cross subsidi (subsidi silang). Kami tidak ada subsidi karena subsidi itu kewenangan pemerintah. Sebenarnya subsidi itu adalah untuk rakyat yang tidak mampu dan PLN hanya menjadi medianya. Jadi subsidi itu–saya ulangi–bukan untuk PLN, tapi subsidi untuk rakyat, rakyat yang tidak mampu, yaitu apa, kalau di listrik didefinisikan untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang tidak mampu,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilkada 2020, Situasi Kamtibmas Banjarmasin Terus Dipantau
apahabar.com

Kalsel

Usia 46 Tahun, PDAM Bandarmasih Harusnya Sanggup Hadapi Tuntutan
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Warga ke Kebun Sawit, Bhabinkamtibmas Polsek Pamukan Utara: Waspadai Curanmor
apahabar.com

Kalsel

2019, Kecelakaan di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Pekauman, Korban Tewas dalam Posisi Sujud
Ikan Cupang

Kalsel

6 Manfaat Daun Ketapang untuk Kualitas Ikan Cupang Lebih Baik
apahabar.com

Kalsel

Pengelolaan Arsip Kurang Maksimal, Setda Banjar Gelar Pelatihan
apahabar.com

Kalsel

Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD 2019 Minim, Peran BUMD Dinilai Kurang!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com