Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19 Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising Positif Corona, Belasan Karyawan RSUD Banjarmasin Terpaksa Diistirahatkan




Home Ekbis

Rabu, 3 Juni 2020 - 12:30 WIB

New Normal Kerek Kurs Rupiah Rabu Pagi

Uploader - Apahabar.com

Seorang nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) menunjukkan uang pecahan kecil dan baru yang baru saja ditukarkan. Foto: Antara

Seorang nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) menunjukkan uang pecahan kecil dan baru yang baru saja ditukarkan. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta masih terus bergerak menguat dikerek rencana penerapan normal baru, Rabu (6/3).

Pada pukul 9.27 WIB, rupiah menguat 195 poin atau 1,35 persen menjadi Rp14.220 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.415 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pembukaan kembali perekonomian di beberapa negara pandemi dan rencana penerapan normal baru di Indonesia masih akan menjadi sentimen positif penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini.

Baca juga :  Dampak Pandemi, Produsen Batu Bara Sepakat Pangkas Produksi

“Para pelaku pasar seakan tidak mau ketinggalan kereta dan berusaha segera masuk ke aset-aset berisiko untuk mendapatkan yield yang lebih tinggi,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, isu demo rusuh di AS yang masih belum selesai hingga hari ini, juga menjadi salah satu penekan dolar AS karena demo tersebut bisa mengganggu perekonomian AS.

Di sisi lain, pasar masih mewaspadai lanjutan isu ketegangan AS dan China yang bisa membalikkan keadaan bila lanjut ke perang dagang.

Baca juga :  Majukan Pariwisata di Tanbu, Telkomsel Hadirkan Jaringan 4G di Pantai Angsana

Rupiah berpotensi menguat ke kisaran Rp14.300 dengan potensi resisten di kisaran Rp14.480 per dolar AS.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi bergerak menguat di kisaran Rp14.300 per dolar AS dan potensi resisten Rp14.480 per dolar AS.

Pada Selasa (2/6) lalu, rupiah ditutup menguat 195 poin atau 1,33 persen menjadi Rp14.415 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.610 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

KPw BI Kalteng Dorong Penggunaan Marketplace
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Perkayuan: Direct Call Diyakini Pacu Tranformasi Ekonomi Daerah
apahabar.com

Ekbis

Isu Corona Tak Berimbas Terhadap Bisnis Perhotelan di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

BPS: Kupang Paling Tinggi Inflasi, Banda Aceh Terendah
apahabar.com

Ekbis

Tahun Baru, Stok dan Harga Sembako di Tanbu Dijamin Aman
apahabar.com

Ekbis

Dewan Berkonsutasi Soal Kopi dan Coklat ke Kementerian Pertanian
apahabar.com

Ekbis

Peroleh Rekomendasi, Rois Sunandar H. Maming Maju Caketum BPD HIPMI Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Lonjakan Trafik, Telkomsel Siagakan Bandwith 4,2 Tbps dan Bangun 776 BTS Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com