Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Nasional

Minggu, 28 Juni 2020 - 21:30 WIB

Opsi Reshuffle, Jokowi Peringatkan untuk Para Menteri Masih Kerja Biasa-biasa Saja

Redaksi - Apahabar.com

Presiden Joko Widodo. Foto-BPMI Setpres via Antara

Presiden Joko Widodo. Foto-BPMI Setpres via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang masih bekerja biasa-biasa saja saat pandemi Covid-19 untuk mengubah cara kerjanya.

“Perasaan ini harus sama. Kita harus mengerti ini. Jangan biasa-biasa saja, jangan linear, jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali kita, saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal,” kata Presiden Jokowi, dalam video arahan di Sidang Kabinet Paripurna yang diunggah Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Dalam arahan tersebut, Jokowi bahkan membuka opsi reshuffle menteri atau pembubaran lembaga yang masih bekerja biasa-biasa saja.

“Bisa saja, membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, kalau bapak ibu tidak merasakan itu sudah,” kata Jokowi sambil mengangkat kedua tangannya.

Baca juga :  Ketum JMSI Soroti Praktik Jurnalisme yang Gunakan Combative Lens

Hadir dalam sidang paripurna tersebut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju dan para kepala lembaga negara.

“Lah kalau saya lihat bapak ibu dan saudara-saudara masih melihat ini sebagai masih normal, berbahaya sekali. Kerja masih biasa-biasa saja. Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa, extra ordinary,” ujar Jokowi pula.

Presiden pun meminta agar para menteri punya satu perasaan yaitu bekerja dalam kondisi krisis.

“Perasaan ini tolong sama. Kita harus sama perasaannya. Kalau ada yang berbeda satu saja, sudah berbahaya, jadi tindakan-tindakan, keputusan-keputusan dan kebijakan-kebijakan kita suasananya harus suasana krisis. Jangan kebijakan yang biasa-biasa saja menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini,” kata Jokowi lagi.

Kepala Negara sendiri sudah mengeluarkan dua perppu sejak pandemi Covid-19 terjadi, yaitu Perppu No. 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi COVID-19 dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. Perppu tersebut sudah disahkan menjadi UU No. 2 Tahun 2020 pada 12 Mei 2020.

Baca juga :  Mensesneg: Reshuffle Tidak Relevan Lagi Bila Kabinet Bekerja Bagus

Jokowi juga mengeluarkan Perppu No. 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

“Kalau perlu kebijakan perppu, ya perppu saya keluarkan. Kalau perlu perpres, ya perpres saya keluarkan. Kalau sudah ada PMK (Peraturan Menteri Keuangan) ya keluarkan. Untuk menangani negara tanggung jawab kita kepada 267 juta rakyat kita,” tegas Jokowi.

Jokowi pun mengungkapkan kejengkelannya, karena menilai masih ada menteri yang bekerja seperti biasa.

“Saya lihat, masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa tidak punya perasaan. Suasana ini krisis,” kata Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Penyerang Novel: Dia Pengkhianat
apahabar.com

Nasional

Isyarat Kematian Khairullah, Begal Sapi Penembak Polisi Tala dan Permintaan Maaf Keluarga
apahabar.com

Nasional

Optimisme Pemerintah Redam Covid-19 di Indonesia Juni Mendatang
apahabar.com

Nasional

Nenek dan Kakek Ini Tolak Bantuan Beras, Alasannya Mulia
apahabar.com

Nasional

ACT Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin: Ada 34 Kementerian di Kabinet Kerja Jilid II
apahabar.com

Nasional

Ditinggal Mudik, Remaja 16 Tahun Tewas Terpanggang
apahabar.com

Nasional

Enam Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com