Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Pasar Respon Positif Perpanjangan PSBB Jakarta, Rupiah Ditutup Stagnan

- Apahabar.com Kamis, 4 Juni 2020 - 19:43 WIB

Pasar Respon Positif Perpanjangan PSBB Jakarta, Rupiah Ditutup Stagnan

Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (4/6) sore, ditutup stagnan seiring diperpanjangnya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Rupiah ditutup sama dengan hari sebelumnya di level Rp 14.095 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, mengatakan kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang memperpanjang PSBB sampai akhir Juni 2020 namun masuk dalam masa transisi mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut ikut membantu program pemerintah menuju tatanan hidup baru (new normal) sehingga pasar merespons positif terhadap kebijakan tersebut.

“Pasar optimis dengan masa transisi ini sama artinya dengan program new normal yang digadang-gadang oleh pemerintah, sehingga arus modal asing yang tadinya keluar pasar dalam penutupan sore ini kembali masuk dan mata uang garuda kembali stagnan,” ujar Ibrahim di Jakarta, Kamis.

Masa transisi yang akan diterapkan memberi angin segar bagi perekonomian di DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia sehingga dalam masa transisi tersebut perkantoran, mal dan lainnya kembali dibuka walaupun di bawah pengawasan yang ketat

Dari eksternal, rilis data ekonomi AS di hari ini cukup meyakinkan yaitu indeks nonmanufaktur AS untuk Mei 2020 dan pesanan pabrik untuk April melampaui perkiraan.

Indeks non manufaktur yang dirilis Institute of Supply Management (ISM) naik menjadi 45,4 pada Mei, lebih baik dari estimasi 44,4. Sementara itu, pesanan pabrik menurun 13 persen pada April, lebih kecil dari proyeksi penurunan sebesar 13,4 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.105 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.095 per dolar AS hingga Rp 14.162 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.165 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.245 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekspor Kaltim Januari-Agustus Capai USD 10,93 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Hipmikindo Banjarbaru Gelar Pelatihan Sasirangan di Argo Edu Park Bumi Tangi
apahabar.com

Ekbis

Bank Mandiri Raih Predikat Perusahaan Terbaik untuk Bekerja 2020 Tingkat Asia
Batubara

Ekbis

Sempat Ambles, Harga Batu Bara Berkibar Lagi
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Picu Penguatan Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Memasuki Kemarau, Petani Limau Keprok Terancam Gagal Panen
Harga Emas Antam Terus Merosot, Berikut Rinciannya

Ekbis

Harga Emas Antam Terus Merosot, Berikut Rinciannya
apahabar.com

Ekbis

Stok Sembako Kaltim Aman Sampai Hari Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com