Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Pasca-kebakaran, Operasi Kilang Balikpapan Kembali Normal

- Apahabar.com     Sabtu, 20 Juni 2020 - 20:19 WITA

Pasca-kebakaran, Operasi Kilang Balikpapan Kembali Normal

Regu pemadam kebakaran dari HSE Pertamina menyemprotkan air untuk mendinginkan unit yang terbakar, Jumat (19/6). Foto-Istimewa/Antara

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pascakebakaran pada Jumat (19/6) siang di area Hydrocracker Unit Plant 3B, kegiatan operasional Kilang Balikpapan tetap berjalan dengan normal.

Tim Pemadam Kebakaran dari Health Safety Environment Pertamina Refinery Unit (HSSE RU) V, percikan api yang muncul dapat dipadamkan dalam waktu 30 menit.

Tim HSSE menggunakan 3 mobil pemadam kebakaran dan 3 unit trailer foam (busa). Selama masa 30 menit tersebut antara pukul 14.27 dan 15.05 Wita hampir seluruh bagian unit Hydrocracker 3B disemprot air dan busa dari berbagai penjuru.

Usai insiden itu kilang kembali beroperasi mengolah minyak mentah menjadi bahan bakar kebutuhan masyarakat.

Hydrocracker Unit 3B merupakan satu fasilitas untuk memproses bahan baku sekunder, pemilah minyak mentah, menjadi minyak diesel, kerosin, dan avtur atau bahan bakar pesawat jet.

“Jadi kilang Pertamina Balikpapan tetap beroperasi dan pasokan BBM ke Terminal BBM di wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur tetap berjalan normal,” kata Humas Pertamina Kalimantan Roberth Dumatubun, Sabtu. Saat ini juga masih berlangsung penyelidikan atau investigasi tentang asal api.

Diketahui bahwa tidak setiap kilang minyak memiliki fasilitas hydrocraker. Fasilitas ini mampu membuat produk bernilai ekonomi rendah sebab berkadar belerang tinggi menjadi bahan bakar bernilai ekonomi tinggi dengan kadar belerang rendah dan lebih ramah lingkungan seperti yang disyaratkan dunia sekarang dengan standar Euro.

Saat ini kilang Pertamina Balikpapan memproduksi minyak mentah menjadi sejumlah bahan bakar dengan kapasitas 260.000 barel per hari.

Saat ini juga sedang berlangsung Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yaitu proyek peningkatan kapasitas kilang tersebut menjadi 360.000 barel per hari. “Kami tetap menerapkan standar kesehatan dan keselamatan kerja yang tinggi, dan tidak ada kompromi soal itu,” tegas Dumatubun.

Reaksi cepat seluruh unit yang bertugas saat kejadian ini, ujarnya, adalah tanda dari kesiagaan dan profesionalisme. Seluruh unit dan fasilitas yang digunakan untuk pemadaman juga bekerja dengan baik seperti seharusnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Tiba di Tarakan, 19 Mahasiswa dari Natuna Teriakan Yel-yel
Gunung Malang

Kaltim

Api Berkobar di Gunung Malang Balikpapan, 6 Rumah Hangus

Kaltim

Beraksi di Kariangau Balikpapan, Dua Pelaku Begal Diringkus di Hutan
Thirdy Hadmiarso

Kaltim

Sayonara Turmudi, Welcome Thirdy Hadmiarso

Kaltim

Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut
apahabar.com

Kaltim

Tembus Ratusan Kasus, Pernikahan Dini di Kaltim Dominan Perempuan
Balikpapan

Kaltim

Pecahkan Rekor, Balikpapan Tambah 202 Positif Covid-19
Klaster Masjid

Kaltim

Begini Kronologi Satu Masjid Terpapar Covid-19 di Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com