LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu 

- Apahabar.com Selasa, 2 Juni 2020 - 23:25 WIB

Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu 

Polsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) meningkatkan pengamanan pasca-penyerangan brutal oleh orang tak dikenal, Senin (1/6) dini hari. Foto: Istimewa 

apahabar.com, KANDANGAN – Polsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) meningkatkan pengamanan pasca-penyerangan brutal oleh orang tak dikenal, Senin (1/6) dini hari.

“Penjagaan jumlah personel saya perbanyak, untuk kewaspadaan lebih ditingkatkan,” ujar Kapolsek Daha Selatan, Ipda Indra Permadi kepada apahabar.com, Selasa, (2/6) malam via pesan singkat.

Meskipun situasi di lingkungan Mapolsek Daha Selatan terbilang sama seperti biasanya, keamanan tetap ditingkatkan pasca-penyerangan yang menyebabkan gugurnya Bripka Leo Nardo Latupapua.

“Kalau situasi tetap seperti biasanya, yang pasti kewaspadaan anggota lebih ditingkatkan,” ujar Ipda Indra.

Pasca-penyerangan, layanan publik Polsek Daha Selatan akan dibuka lagi. Mulai dari laporan pengaduan, kehilangan dan lainnya.

“Sudah berjalan normal mas untuk pelayanan publik,” ujarnya

Terkait kondisi korban selamat, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja yang dilaporkan ikut mengalami luka sudah dinyatakan sehat.

“Sudah sehat, Mas,” singkat Ipda Indra.

Pelaku AR terkonfirmasi merupakan pemuda 19 tahun, warga Daha Selatan yang diduga simpatisan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), organisasi yang dicap teroris.

Selain menerjunkan Tim Inafis, Polda Kalsel menggandeng Densus 88 mengusut motif kasus penyerangan ke markas polisi itu.

“Tindakan yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan Densus 88,” ucap Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Rifai, diwartakan sebelumnya.

Polisi menyebut pelaku AR memiliki keterkaitan dengan jaringan ISIS dari sejumlah barang bukti ditemukan.

Antara lain, satu unit sepeda motor, sebuah jeriken bensin, sebilah samurai, dan dokumen-dokumen beridentitas ISIS seperti syal dan ID Card (kartu tanda anggota) ISIS.

Serta selembar surat wasiat bertulis tangan berikut Alquran kecil yang disimpan dalam tas pinggang pelaku.

“Dokumennya terkait ISIS. Tapi kami belum bisa memastikan apakah dia anggota ISIS atau bukan. Nanti kami keluarkan keterangan resminya,” kata Rifai.

Penyerangan ke Mapolsek Daha Selatan terjadi Senin (1/6) dini hari sekira pukul 02.15.

Pelaku sempat membakar mobil patroli sebelum menyerang anggota kepolisian secara membabi buta menggunakan samurai.

Mereka juga sempat bergelut dengan dua di antara tiga personel jaga. Seorang polisi tewas dengan sejumlah luka bacokan. Pelaku kemudian ditembak mati oleh polisi.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

OTG Mengancam, Gedung DPRD Banjarbaru Resmi Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kekerasan di Banjarmasin, Paris Barantai Bermitra dengan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Diundang Unsur Pimpinan DPRD Banjarmasin, Dishub Mangkir Lagi  
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Pilkada Serentak, Polresta Banjarmasin Siagakan 500 Personel
apahabar.com

Kalsel

Pjs Wali Kota Banjarbaru Tegaskan Netralitas ASN Harga Mati

Kalsel

Apes Terekam CCTV, Dua Pencuri di Banjarmasin Ditangkap Polisi
apahabar.com

Kalsel

Lili Transgender ‘Cantik’ asal Banjarmasin Ingin Bersuami

Kalsel

Jawab Kritikan, Polisi Siap Lanjutkan Kasus Penipuan Bupati Balangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com