Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman

Pasien Karantina Covid-19 Meningkat, Pemprov Kalsel Siapkan 2 Gedung Tambahan

- Apahabar.com Jumat, 5 Juni 2020 - 20:17 WIB

Pasien Karantina Covid-19 Meningkat, Pemprov Kalsel Siapkan 2 Gedung Tambahan

Lokasi karantina Covid-19 Kalsel di Asrama Haji, Jalan A Yani, Landasan Ulin, Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus positif di Kalimantan Selatan terus meningkat setiap harinya. Terbaru, sudah mencapai 1.213 kasus. Dari data resmi Pemprov Kalsel diketahui, lebih dari 75 persen pasien dirawat dalam karantina secara khusus.

Untuk memaksimalkan perawatan pasien, Pemprov Kalsel berencana akan menambah gedung karantina baru. 2 gedung yang akan diusulkan yaitu Asrama Haji Landasan Ulin dan Hotel Batung Batulis Banjarbaru. Untuk diketahui, gedung karantina provinsi saat ini yang digunakan adalah Bapelkes dan Ambulung Banjarbaru.

“Kami sudah sounding ke sana (Asrama Haji), dan menunggu keputusannya,” ucap Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel, Abdul Haris Makkie saat ditemui di Gedung Dekranasda Kalsel, Jumat (5/6) siang.

Apabila disetujui oleh pemerintah pusat, maka bangunan tersebut dapat digunakan untuk mengisolasi pasien positif lainnya. Sehingga dengan fasilitas terbaik yang diberikan, akan memaksimalkan perawatan. Sebagai informasi, pasien yang dikarantina adalah pasien dengan gejala ringan dan tidak memerlukan penanganan tim medis secara intensif.

“Begitu keputusan keluar, kami surati lagi. Dari awal juga sangat kooperatif kepala balai di sini,” kata Haris.

Karantina pada pasien positif tidak hanya dilakukan di gedung yang menjadi rujukan Pemprov Kalsel saja, tetapi masing-masing kabupaten/kota juga telah menyiapkan bangunan tersendiri untuk menampung mereka. Penunjukkan bangunan-bangunan tersebut juga berdasarkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah.

“Itu sudah kita lakukan koordinasi semua. Jadi yang mana digunakan oleh kabupaten misalnya, kita tidak akan gunakan. Sedangkan yang tidak digunakan yang akan kita pakai,” pungkasnya.

apahabar.com

Haris Makkie saat ditemui di Gedung Dekranasda Kalsel, Jumat (5/6) siang. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Pantau Suasana Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Audiensi Bersama BPBD, BAGUNA Ingin Gelar Sekolah Relawan
Covid-19

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, 14 Positif
apahabar.com

Kalsel

BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D
apahabar.com

Kalsel

Begini Desain Kelotok Ala Dishub Banjarmasin
sekolah

Kalsel

Disdik Banjarmasin Terbitkan Kalender Pendidikan Selama Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Corona, RS Idaman Banjarbaru Jadi Transit Pasien
Banjar

Kalsel

Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com