ga('send', 'pageview');
Sidak ke HBI, Petugas Sindir Pengelola Nashville Pub Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi




Home Kalsel

Sabtu, 6 Juni 2020 - 21:15 WIB

PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Sore tadi, Gugus Tugas Covid-19 Kalsel kembali mengeluarkan keterangan resmi terkait jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19. Foto ilustrasi-Istimewa

Sore tadi, Gugus Tugas Covid-19 Kalsel kembali mengeluarkan keterangan resmi terkait jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19. Foto ilustrasi-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sore tadi, Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatatkan penambahan 34 kasus baru terkait Covid-19.

Secara keseluruhan, jumlah warga positif Covid-19 di provinsi tertua di Kalimantan itu menjadi 1247 kasus.

“Penambahan 34 tersebut di antaranya 16 PDP (pasien dalam pengawasan), selebihnya 18 kasus berdasarkan hasil tracking,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel HM Muslim, Sabtu (6/6).

16 PDP yang terkonfirmasi positif tersebut yaitu 9 PDP asal RSUD Ulin (8 orang asal Banjarmasin dan 1 orang asal Kalteng).

Kemudian, 6 pasien perawatan RSUD Ansari Saleh (5 orang asal Banjarmasin dan 1 orang asal Batola), serta 1 pasien perawatan RSUD Ansari Saleh yang meninggal dunia pada 27 Mei lalu.

Baca juga :  4 Bulan Vakum, BLK Kalsel Tunggu Izin Resmi

Kemudian, 18 kasus baru lainnya merupakan hasil tracking petugas surveilans di beberapa lokasi, yaitu 10 kasus di Banjarmasin.

Kemudian, 3 kasus di Banjar, 2 kasus di Tanah Laut dan masing-masing 1 kasus di Kotabaru, Batola dan Hulu Sungai Utara.

Saat ini, 1.047 pasien positif menjalani perawatan di rumah sakit dan dilakukan karantina secara khusus.

Lebih rincinya, 219 kasus di rumah sakit dan 828 kasus dilakukan karantina secara khusus maupun isolasi mandiri di beberapa tempat.

“Kasus yang tidak memiliki gejala, maupun gejala yang ringan sebanyak 79,08 persen,” lanjutnya.

Baca juga :  Pria di Batola Ngotot Bawa Pulang Keluarganya dari Karantina Covid-19

Deretan kasus positif juga disumbang dari pasien meninggal dunia yang baru dilaporkan hasil laboratorium PCR-nya.

Dua di antaranya yang baru dikonfirmasi adalah KS-Covid 1230 (laki-laki, 50 tahun asal Banjarmasin, meninggal pada 27 Mei) dan KS-Covid 959 (laki-laki, 44 tahun asal Banjarbaru, meninggal pada 4 Juni).

Sehingga total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 sampai saat ini berjumlah 96 orang dan pasien sembuh masih tercatat 104 orang.

Dalam periode yang sama, GTPP Covid-19 mencatat penurunan pada jumlah PDP dan orang dalam pemantauan (ODP). Jumlah ODP saat ini ada sebanyak 844 orang, sedangkan jumlah PDP sebanyak 226.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Halal Bihalal KNPI Balangan Bersama Ikamaba Dihadiri Bupati
apahabar.com

Kalsel

Beredar Kabar Hj Ananda Diganti, Ketua Harian Golkar Kalsel Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Sebulan, 9 Kebakaran Melanda Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Kabut Asap Lumpuhkan Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Tega, Kakek di Margasari Cabuli Anak Kerabat Sendiri Hingga 10 Kali
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan di 11 Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Maut Pekauman, Korban Sempat Keluar Minta Tolong

Kalsel

Lebaran, Jukir di Banjarmasin Nekat Gorok Leher Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com