Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pemeran Iklan ‘RCTI Oke’ di Pasar Terapung Tutup Usia, Intip Firasat Sang Anak

- Apahabar.com Kamis, 25 Juni 2020 - 13:22 WIB

Pemeran Iklan ‘RCTI Oke’ di Pasar Terapung Tutup Usia, Intip Firasat Sang Anak

Parida, perempuan dalam iklan 'RCTI Oke' di Pasar Terapung yang sering muncul pada era 90-an. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Masih ingat perempuan dalam iklan ‘RCTI Oke’ di Pasar Terapung yang sering muncul pada era 90-an?

Kabar terbaru, warga Alalak Selatan RT 04, Kecamatan Banjarmasin Utara bernama Hj Noor Parida itu tutup usia.

Perempuan 66 tahun ini wafat pada pukul 09.00 tadi, Kamis (25/6).

Parida merupakan pemeran iklan pasar terapung di RCTI. Ia ibu dari delapan orang anak.

Salah satu anak Parida, Rahmi menyampaikan bahwa sang ibu sudah menyampaikan firasat akan pergi untuk selama-lamanya.

Sebab, sepekan lalu sang ibu membagikan semacam warisan kepada anak-anaknya.

“Memberikan anting, jadi seperti anak ini pegang ini dan seterusnya,” ucapnya kepada apahabar.com di rumah duka.

Selain itu, ia menerangkan orang tua satu satunya tersebut belum bisa istirahat sepanjang malam tadi.

Ibunya, kata dia, mengisyaratkan sudah akan tutup usia. Parida meminta untuk mengumpulkan semua buah hatinya ke kediaman.

Di sana, mendiang meminta anak-anaknya untuk rukun satu sama lainnya.

“Jadi habis subuh, ingin disuapi makan tidak merespons lagi,” ucapnya.

Di pukul 08.30, lanjut dia, dia kembali ingin menyuapi ibunya makan. Namun sang ibu hanya merespons dengan gelengan kepala.

“Diminta ke rumah sakit, geleng kepala juga lalu napas sudah di tenggorokan diminta berzikir lalu sampai pukul 09.00,” tegasnya.

Ibunya itu meninggal dunia bertepatan pada momen sang ayah wafat. Sama sama di bulan Juni 4 tahun silam.

“Kebetulan sama, lalu anak diminta untuk rukun rukun,” harap sang ibu.

Sejak 2015, kata dia, kondisi kesehatan sang ibu memburuk. Membuatnya terbatas untuk beraktivitas seperti biasa di luar rumah.

Pantauan apahabar.com, namun hal tersebut tidak mengurangi pelayat yang datang ke rumah duka.

Mereka berbondong bondong datang untuk mendoakan mendiang. Dari usia anak kecil hingga orang dewasa.

apahabar.com

Rumah duka Parida di Alalak Selatan RT 04, Kecamatan Banjarmasin Utara. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Rapat Persiapan Jelang Kunker Komisi III DPR RI
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Dinas Pariwisata Kecipratan ‘Berkahnya’
apahabar.com

Kalsel

Segera Usulkan Penggunungan Meratus Jadi Geopark Dunia
apahabar.com

Kalsel

Kejari Balangan Musnahkan Barbuk, Narkoba Peringkat Pertama
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, PDAM Kotabaru Mulai Jualan Air ke Kapal
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Hujan di Kalsel Siang Ini, 6 Wilayah Diwaspadai Berpetir
apahabar.com

Kalsel

Alasan Pemudik Pilih Trisakti Ketimbang Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Dwi Aprilia Sari, Putri Pariwisata Berbakat Kalsel 2019 Asal Balangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com