Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Pemkab Batola ‘Talak’ BPJS, Jaminan Kesehatan 33 Ribu Warga Miskin Terancam!

- Apahabar.com Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:41 WIB

Pemkab Batola ‘Talak’ BPJS, Jaminan Kesehatan 33 Ribu Warga Miskin Terancam!

Salah satu pojok layanan BPJS yang ditempatkan di Mal Pelayanan Publik Barito Kuala. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Geram balita bocor jantung tidak dilayani, Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani memutus kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Keputusan tersebut sungguh menggemparkan khalayak. Mengingat ini merupakan kasus pertama yang terjadi di Indonesia.

Lantas bagaimana dampak dari pemutusan kerja sama itu terhadap pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu di Batola?

Kepala BPJS Kesehatan Banjarmasin, Tutus Novita Dewi mengatakan terdapat 33 ribu penduduk kurang mampu yang telah didaftarkan Pemkab Batola berpotensi tidak bisa menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Terdapat 33 ribu penduduk yang didaftarkan pemda berpotensi tidak bisa menggunakan jaminan JKN,” ucap Tutus Novita Dewi kepada apahabar.com, Sabtu (13/6).

Bahkan di antaranya terdapat masyarakat yang mengalami penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan hemodialisis atau cuci darah.

“Terlebih untuk pasien hemodialisis melakukan cuci darah per dua kali dalam sepekan. Otomatis memerlukan anggaran yang cukup besar,” jelas Tutus.

BPJS Kesehatan, kata Tutus, akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Batola agar bisa melaksanakan Universal Health Coverage (UHC) atau sebanyak 95 persen penduduk sudah terdaftar dan memiliki jaminan kesehatan.

“Sehingga apabila ada penduduk yang didaftarkan, maka bisa langsung aktif. Kami masih berkoordinasi terus dengan pemda,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Batola, Hj Noormiliyani berkomitmen akan menanggung jaminan kesehatan 33 ribu masyarakat kurang mampu di Batola.

Bahkan mantan Ketua DPRD Kalsel itu memiliki skema khusus dalam pelaksanaannya.

Salah satu melakukan uji coba selama tiga bulan ke depan. Terhitung dari Juli, Agustus hingga September 2020. Setelah terealisasi, lalu dilaksanakan proses evaluasi.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Pemkab Tanbu Siapkan Usulan PSBB
apahabar.com

Kalsel

Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolres HSU Lepas 8000 Ekor Bibit Ikan
apahabar.com

Kalsel

Kelenteng Soetji Nurani Bersiap Sambut Tahun Baru Imlek 2571
apahabar.com

Kalsel

Irwasum Awasi Kontijensi Aman Nusa II 2020
apahabar.com

Kalsel

Polisi Telusuri Penabrak Seorang Pemuda Marabahan di Puntik Tengah Batola
apahabar.com

Kalsel

Kadinkes Tapin Jelaskan 2 Pasien Remaja yang Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Curi Sepeda Motor di Kelayan B, Seorang Pemuda Diamankan Warga
apahabar.com

Kalsel

7 Tips Parkir Kendaraan Saat Haul Sekumpul Guru Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com